Gresik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menghadirkan inovasi teknologi tepat guna melalui program Penerapan Penunjuk Arah Berbasis Solar Cell di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur informasi publik sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Sub Kelompok 3 sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Inovasi ini lahir dari hasil observasi lapangan dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Asempapak yang menunjukkan masih terbatasnya sarana penunjuk arah pada beberapa titik strategis. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat maupun pendatang mengalami kesulitan dalam menemukan lokasi fasilitas umum, terutama pada malam hari ketika visibilitas informasi semakin terbatas.
Sebagai solusi, mahasiswa KKN merancang dan membangun penunjuk arah yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi utama. Energi yang diserap pada siang hari disimpan dalam baterai dan digunakan untuk menyalakan lampu LED secara otomatis pada malam hari. Dengan sistem tersebut, papan penunjuk arah tetap dapat terlihat dengan jelas tanpa bergantung pada pasokan listrik dari jaringan PLN.
Anggota Sub Kelompok 3 KKN, Shelnica Yulian Bernanda, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, namun mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penunjuk arah berbasis solar cell ini diharapkan dapat mempermudah akses menuju fasilitas umum sekaligus menjadi contoh penerapan energi terbarukan di tingkat desa,” ujarnya.
Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah desa, perancangan desain, pengadaan material, proses pembuatan, pemasangan pada titik strategis, hingga sosialisasi mengenai penggunaan dan pemeliharaan alat. Seluruh tahapan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa agar fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dapat dipelihara secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Selain memasang penunjuk arah, tim mahasiswa juga memberikan edukasi kepada perangkat desa mengenai prinsip kerja sistem solar cell, manfaat penggunaan energi surya, serta langkah-langkah pemeliharaan sederhana. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi tepat guna sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan energi bersih dalam mendukung pembangunan desa.
Keberadaan penunjuk arah berbasis solar cell diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pengunjung dalam mengakses berbagai fasilitas publik di Desa Asempapak. Di sisi lain, pemanfaatan energi surya menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNTAG Surabaya tidak hanya mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga menunjukkan bahwa teknologi tepat guna dapat menjadi solusi efektif bagi kebutuhan masyarakat. Inovasi sederhana yang disesuaikan dengan kondisi lokal diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi inspirasi bagi pengembangan fasilitas publik di desa-desa lainnya.
Profil Penulis
Nama : Shelnica Yulian Bernanda
NBI : 1212300149
Program Study : Manajemen
Kampus : Universitas 17 Agustus 1945
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































