Yogyakarta, 7 November 2025 — Suasana hangat menyambut kedatangan tim mahasiswa Program Pendidikan Nonformal Universitas Negeri Yogyakarta (PNF UNY) di Griya Lansia Aisyiyah Baiturrahmah, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Pendidikan Usia Lanjut yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis masyarakat, khususnya bagi kelompok usia lanjut. Para mahasiswa tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pengelola griya. Para lansia mulai berdatangan menuju ruang kegiatan dengan antusias, menyambut program yang telah disiapkan oleh para mahasiswa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh MC yang menjelaskan maksud kedatangan tim mahasiswa serta menjabarkan susunan acara. Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Pelaksana yang menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi lansia untuk melatih kemampuan kognitif, menjaga kebugaran, dan menikmati waktu bersama melalui aktivitas sederhana namun bermakna. Sambutan tersebut disambut hangat oleh para lansia, beberapa di antaranya mengangguk sambil tersenyum, menunjukkan semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Suasana ruang kegiatan kemudian semakin hidup ketika Fun Games Bola Memori dimulai. Dalam permainan ini, peserta lansia diminta mencocokkan bola berwarna sesuai pasangannya, sebuah kegiatan yang dirancang untuk melatih daya ingat, ketelitian, serta koordinasi motorik. Tawa ringan, tepuk tangan, dan sorak dukungan memenuhi ruangan setiap kali peserta berhasil menjawab dengan benar. Meski beberapa lansia sempat ragu dalam mengingat warna, mereka tetap terlihat menikmati setiap proses permainan. Setelah kegiatan selesai, beberapa lansia menceritakan bahwa permainan tersebut membuat mereka merasa lebih segar dan tertantang dengan cara yang menyenangkan.
Setelah suasana mencair melalui permainan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan membuat salad buah sehat. Meja di depan ruang kegiatan dipenuhi berbagai buah segar, yogurt, madu, dan bahan pelengkap lain yang telah dipersiapkan. MC menjelaskan alasan dipilihnya kegiatan ini sebagai edukasi gizi sederhana yang mudah diterapkan dan aman bagi lansia. Para lansia kemudian dipersilakan meracik salad sesuai selera masing-masing, menghasilkan berbagai kombinasi warna buah yang menarik. Selama proses tersebut, interaksi antara mahasiswa dan lansia berlangsung akrab dan natural, disertai percakapan ringan tentang kebiasaan makan, pengalaman memasak, serta pilihan makanan yang cocok untuk usia lanjut.
Momen mencicipi salad buah menjadi bagian yang paling dinanti. Para lansia menikmati hasil racikan mereka sambil saling berbagi pendapat mengenai rasa dan teksturnya. Salah satu peserta lansia bahkan memberikan komentar yang sangat jujur dan antusias, “Rasanya pas sekali, saya suka asem, suka pakai keju, dan saya yakin tidak pakai pemanis.” Tanggapan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya berhasil memberikan pengalaman meracik makanan sehat, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi para peserta. Beberapa lansia bahkan menanyakan alternatif dressing sehat agar dapat mencoba kembali di lain waktu.
Menjelang pukul 11.00 WIB, kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Ketua Pelaksana kepada pengelola dan seluruh lansia yang telah mengikuti program dengan antusias. Sesi dokumentasi dilakukan untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut, terlihat dari senyum hangat yang memenuhi wajah para peserta. Sebelum meninggalkan lokasi, mahasiswa membantu merapikan ruang kegiatan dan membersihkan peralatan sebagai bentuk tanggung jawab. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga berperan memberikan manfaat nyata bagi lansia, terutama dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Melalui aktivitas sederhana seperti Fun Games dan pelatihan salad buah, program ini menunjukkan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia secara menyenangkan dan bermakna.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































