Mahasiswa Univeristas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melakukan terobosan dalam pengembangan kapasitas diri melalui sebuah kegiatan edukatif yang tidak biasa. Dengan menjadikan bunker bersejarah era 1930-an sebagai latar pembelajaran yang mana, mereka diajak untuk menyelaraskan pemahaman nilai historis dengan tantangan masa depan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran bahwa setiap individu merupakan pemilik berhagra yang melampaui bentuk fisik, yakni berupa akumulasi ilmu, keterampilan dan integritas rekam jejak digital.
Dalam sesi pemaparannya, Engelbertus Kukuh Widijatmoko selaku dosen unikama, menggarisbawahi adanya pergeseran paradigma kepemimpinan. Ia menyatakan bahwa di era sekarang, otoritas seseorang tidak lahir dari struktur organisasi semata, melainkan dari konstitensi dalam berkarya dan memberikan dampak positiif. Pengelolahan potensi diri yang dikemas secara apik di ruang digital diyakini akan menajdi mesin penggerak pengaruh yang luas dan berkelanjutan bagi mahasiswa.

Dinamika kegiatan ini semakin kaya dengan kehadiran Tim Muzike Indonesia sebagai representasi praktisi industri kreatif. Mereka memotivasi mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat menciptakan peluang ekonomi mandiri dan memperkuat citra diri (personal branding). Di sisi lain, kepala desa Sitirejo, Buang Suharja, memberikan dukungan penuh dengan menekankan bahwa penguasaan aset digital adalah kunci bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang mandiri dan berdaya saing global.
Secara keseluruhan, inisiatif unikama ini mencerminkan komitmen kampus dalam menyelenggarakan pendidikan yang kontekstual. Melalui ruang diskusi yang interaktif dan reflektif, mahasiswa didorong untuk tidak hanaya menjadi akademisi yang kaya teori, tetapi juga menjadi praktisi yang cekatan. Dengan bekal kesadaran aset yang matang, para mahasisw di harapkan mampu manvigasi diri mereka untuk berkontribusi lebih besar, baik dalam pemberdayaan masyarakat lokal maupun dalam kancah persaingan global yang semakin kompetitif.
Ditulis Oleh: Aloysia Ose Deona
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































