MALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 171 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar program edukasi terpadu pencegahan perundungan (anti-bullying) dan edukasi kebersihan gigi bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai aksi nyata untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis sekaligus menanamkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Kegiatan Mahasiswa KKN ini menargetkan puluhan siswa sekolah dasar dengan memadukan dua fokus utama, yakni pembentukan karakter sosial dan pemeliharaan kesehatan gigi. Kelompok KKN 171 UMM menilai kedua aspek tersebut merupakan hal yang penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di lingkungan sekolah.
Kelompok KKN 171 UMM menjelaskan bahwa edukasi anti-bullying diberikan guna mencegah potensi perundungan yang kerap terjadi di kalangan anak-anak, baik berupa kekerasan verbal seperti ejekan maupun tindakan fisik. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media visual dan studi kasus sederhana agar siswa dapat dengan mudah mengidentifikasi tindakan perundungan, memahami pentingnya berempati, serta memiliki keberanian untuk melapor kepada guru jika melihat atau mengalami perundungan.
Lingkungan belajar yang kondusif hanya bisa tercipta jika siswa merasa aman dan didukung oleh lingkungan sekitar. Melalui penyuluhan ini, kelompok KKN 171 UMM mendorong siswa untuk memahami bahwa ejekan bukan sebagai bahan lelucon melainkan bentuk perundungan yang dapat melukai perasaan teman sebaya. Dengan mendorong para siswa untuk menumbuhkan empati serta membiasakan sikap saling menghargai dalam interaksi sehari-hari. Dengan begitu, rasa percaya diri anak dapat tumbuh tanpa ada bayang-bayang ketakutan di ruang kelas.

Tak hanya fokus pada pembentukan karakter, KKN 171 UMM menggelar edukasi kebersihan gigi interaktif bagi anak-anak SD melalui program bertajuk Cerigi (Ceria Merawat Gigi). Mahasiswa membagikan fasilitas sikat gigi cuma-cuma dan mencontohkan teknik pembersihan menggunakan replika gigi. Melalui panduan waktu dan cara menyikat sela gigi yang benar, program ini bertujuan mengedukasi para siswa dari ancaman plak serta kerusakan gigi sejak dini.
Melalui pembiasaan sejak dini, program Cerigi diharapkan mampu menanamkan rutinitas menjaga kebersihan gigi secara mandiri, baik di sekolah maupun di rumah. Kebiasaan menyikat gigi yang benar sejak dini diharapka dapat secara efektif mencegah berbagai masalah kesehatan mulut seperti penumpukan plak dan gigi berlubang. Dengan kondisi gigi yang sehat, anak-anak diharapakan dapat lebih percaya diri dalam beraktivitas setiap hari.
Pihak sekolah dasar setempat memberikan respon positif dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kedua program ini. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami pentingnya saling menghargai satu sama lain sekaligus mempraktikkan cara merawat kebersihan gigi secara mandiri. Kedua program ini diharapkan mampu membiasakan pola hidup sehat serta menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman di sekolah.
Dokumentasi anti bulliying di SDN 01 Harjokuncaran (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi foto bersama yang diikuti oleh seluruh siswa dan anggota KKN 171 UMM. Melalui kegiatan ini, diharapakan terjalin kebersamaan yang baik antara seluruh peserta, serta tercipta kesan positif selama pelaksaan kedua program ini. KKN 171 UMM berharap kedua program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi siswa dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah aman, nyaman, serta mendukung pola hidup sehat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































