Sorak para pendukung dan semangat ratusan atlet memenuhi GOR, Kebun Bunga pada Jumat malam. Dengan mengenakan seragam silat dan membawa nama kontingen masing-masing, para peserta tampak siap mengikuti Open Turnamen Pencak Silat IPSI Kota Medan Tahun 2026.
Sebanyak 674 atlet dari 58 kontingen berkumpul dalam ajang yang tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga warisan budaya Indonesia. Di tengah ramainya suasana, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi membuka turnamen tersebut.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri. Menurutnya, silat merupakan budaya asli Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.
Ratusan peserta yang memadati arena menjadi gambaran bahwa minat terhadap pencak silat masih sangat tinggi. Semangat para atlet muda yang hadir membawa harapan bahwa budaya bangsa tidak akan hilang ditelan perkembangan zaman.
Turnamen ini juga menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Tidak hanya mengejar kemenangan, mereka juga membawa harapan untuk dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk pada ajang olahraga tingkat provinsi.
Suasana semakin hangat ketika Wali Kota Medan berinteraksi langsung dengan para atlet. Ia memberikan tantangan berupa pertanyaan dan dialog singkat. Bagi peserta yang berani menjawab, disediakan hadiah berupa seragam silat sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat untuk para pesilat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































