Garut, 27 November 2025 – MIS Namiatusibyan menunjukkan komitmen besarnya terhadap kesehatan peserta didik melalui pelaksanaan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang bekerja sama dengan Puskesmas Pembantu (PKM) Cilimus. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata madrasah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh siswa, sekaligus membangun fondasi kualitas generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Pelaksanaan imunisasi ini juga selaras dengan program nasional pemerintah dalam meningkatkan kekebalan tubuh anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui vaksin.
Sejak pagi hari, suasana madrasah terlihat lebih hidup dari biasanya. Para siswa berkumpul dengan antusias, sementara guru-guru melakukan pendampingan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib. Pihak PKM Cilimus hadir sebagai mitra utama dalam pelaksanaan imunisasi. Dua tenaga kesehatan, yaitu Bapak Mumar Toha, S.Kep., Ners., dan Ibu Sully Triyanto, A.Md. Keb., turun langsung dalam memberikan pelayanan imunisasi kepada seluruh siswa yang menjadi sasaran program BIAS tahun ini. Kedua petugas terlihat sigap dan profesional saat memeriksa kesehatan awal para siswa, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, hingga melaksanakan penyuntikan sesuai prosedur medis.

Pelaksanaan imunisasi berlangsung dalam beberapa sesi agar tidak menimbulkan kerumunan. Siswa masuk ke ruang pelayanan secara bertahap, ditemani guru masing-masing. Beberapa siswa awalnya tampak cemas, namun suasana dibuat lebih tenang berkat pendampingan guru serta pendekatan komunikatif tim kesehatan yang sabar dan ramah. Hal ini membantu mengurangi ketegangan siswa sehingga proses imunisasi dapat berlangsung lebih nyaman dan menyenangkan.
Menurut penjelasan Bapak Mumar Toha, imunisasi BIAS merupakan salah satu bentuk pencegahan penyakit yang terbukti efektif dan aman. Ia menegaskan bahwa edukasi mengenai manfaat imunisasi harus terus diberikan kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak sekolah. “Program imunisasi BIAS bukan sekadar kegiatan penyuntikan vaksin. Ini adalah sarana edukasi yang sangat penting untuk membentuk pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Dengan imunisasi, kita membangun investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak agar tumbuh kuat dan sehat,” katanya.

Ibu Sully Triyanto, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kesiapan pihak madrasah sangat membantu kelancaran kegiatan. Ia mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara MIS Namiatusibyan dan PKM Cilimus dalam mendukung program kesehatan bagi anak sekolah. “Kerja sama seperti ini sangat penting. Kami tidak hanya memberikan pelayanan imunisasi, tetapi juga memberikan wawasan mengenai pola hidup sehat kepada siswa. Lingkungan sekolah yang mendukung menjadi kunci keberhasilan program,” ujarnya.
Di sisi lain, salah satu guru MIS Namiatusibyan, yaitu Ibu Siti Solihat, S.Pd., yang mendampingi jalannya kegiatan, memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan imunisasi BIAS tahun ini. Ia merasa sangat terbantu dengan hadirnya tim kesehatan yang tidak hanya melakukan imunisasi, tetapi juga memberikan pemahaman kesehatan kepada para siswa. “Kami menyampaikan rasa terima kasih kepada tim kesehatan karena kehadirannya sangat membantu dalam memberikan edukasi kesehatan. Para siswa tidak hanya mendapatkan imunisasi, tetapi juga ilmu berharga yang akan mereka ingat hingga dewasa nanti,” ungkapnya.
Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan imunisasi BIAS ini juga menjadi bentuk penguatan hubungan antara madrasah dan lembaga kesehatan di wilayah setempat. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan anak-anak bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi juga menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat secara luas. Dengan adanya jalinan kerja sama seperti ini, upaya peningkatan kesehatan dapat terlaksana secara komprehensif dan berkelanjutan.
Kegiatan imunisasi BIAS di MIS Namiatusibyan berlangsung aman, tertib, dan penuh kerja sama dari semua pihak. Para siswa tampak lega setelah menjalani imunisasi, dan beberapa di antara mereka bahkan mengaku berani karena dukungan teman dan guru. Madrasah berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta didik. Dengan menjaga kesehatan sejak dini, madrasah turut berperan dalam mempersiapkan generasi emas bangsa yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat secara fisik dan mental.
Melalui sinergi antara lembaga pendidikan dan tenaga kesehatan, MIS Namiatusibyan menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkualitas. Dengan demikian, kegiatan imunisasi BIAS ini bukan hanya sebagai program tahunan, tetapi juga sebagai wujud nyata dari perhatian madrasah dalam mencetak generasi masa depan yang lebih tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”




































































