Way Kanan, 25 November – Kebutuhan akan layanan kecerdasan buatan terus meningkat di kalangan pelajar, developer, hingga UMKM. Namun tingginya biaya API dari platform global sering menjadi kendala. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, ReThink Core resmi diluncurkan sebagai platform AI lokal yang menawarkan harga terjangkau, integrasi mudah, dan dukungan API kompatibel OpenAI.
ReThink Core dikembangkan oleh Rio Fernanda, seorang pelajar SMK yang aktif di dunia teknologi. Melihat banyak pengguna yang ingin mulai memanfaatkan AI namun terhalang biaya, Rio merancang ReThink Core sebagai alternatif yang ramah bagi pengguna baru maupun developer yang membutuhkan solusi AI mandiri.
“Banyak orang pengen coba AI buat belajar, bikin bot, atau ngerjain project, tapi harga layanan luar bikin mikir dua kali. Makanya aku bangun ReThink Core biar semua orang bisa akses AI dengan biaya yang lebih masuk akal. Penggunaan API juga simpel karena formatnya sama kayak OpenAI,” ujar Rio Fernanda, founder ReThink Core.

Platform ini menyediakan berbagai model AI open-source yang bisa diakses melalui API, mendukung penggunaan untuk chatbot, aplikasi web, sistem otomatisasi, hingga bot WhatsApp. ReThink Core juga menawarkan paket harga yang terjangkau serta tidak memerlukan kartu kredit untuk mendaftar, sehingga dapat digunakan oleh pelajar, mahasiswa, UMKM, dan developer pemula.
“Aku pengen bikin platform AI yang friendly buat semua orang. Yang penting gampang dipakai, harganya gak berat, dan developer tinggal lanjut bangun project mereka. Semoga lebih banyak anak muda Indonesia jadi berani coba teknologi baru,” tambah Rio.
Ke depannya, ReThink Core akan menambah lebih banyak model AI, menyediakan dashboard penggunaan yang lebih lengkap, dan memperluas layanan untuk mendukung sektor UMKM dan edukasi.
Untuk informasi lebih lanjut:
Kunjungi: https://core.rethink.web.id
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































