Kirim Press Release
Contact Us
  • Login
  • Register
Siaran Berita
Satu Rumah Top Leaderboard
  • Berita Utama
    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

  • Ekonomi & Bisnis
    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    Ilustrasi gambar ( Sumber: Artificial Intelligence)

    Sagu: Makanan Tradisional Papua yang menyimpan proses kimianya di dalamanya?

    Leuwi Pamipiran

    Pesona Leuwi Pamipiran: Kolaborasi Perhutani KPH Ciamis dan Masyarakat Wujudkan Wisata Alam yang Aman dan Asri

    Hardiknas 2026

    Pemkab OKU Selatan Gelar Upacara Hardiknas 2026, Bupati Tekankan Pendidikan Berkualitas Dan Inklusif

    IMG 20260503 WA0009

    Kapolres Cirebon Kota Hadir di May Day 2026, Tegaskan Aspirasi Buruh Harus Tersalurkan Aman

    IMG 20260501 WA0012

    Walikota Makassar Apresiasi Produk UMKM Karya Pemuda Lokal di MAY DAY Fest 2026

    WIKA Beton: Raih Penghargaan Transparansi Emisi 2026

    Strategi Dekarbonisasi WIKA Beton Raih Penghargaan Transparansi Emisi 2026

    Foto untuk web

    Dua Murid MAN 1 Yogyakarta Hadiri Forum Pembinaan Kepemudaan Yogyakarta

    Desain tanpa judul 8 1

    Apel Perdana Kepala Bapas Bengkulu: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Pelayanan Prima

    Lapas Bengkulu, Ditjenpas Bengkulu, Tonny Nainggolan, Kakanwil Ditjenpas, Pelayanan Publik, Pemasyarakatan, Kunjungan Lapas, Warga Binaan, Klinik Lapas, Dapur Sehat

    Tonny Nainggolan Apresiasi Fasilitas dan Pelayanan Lapas Kelas IIA Bengkulu

  • Properti dan Infrastruktur
    Rancamaya Square: Kawasan Komersial Terbaru Bogor 2026

    Rancamaya Square: Kawasan Komersial Terbaru Bogor 2026

    Inilah Ruko Terbaik untuk Bisnis Klinik Hewan 2026

    Inilah Ruko Terbaik untuk Bisnis Klinik Hewan 2026

    RuangKayu Jasa Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Amazing! RuangKayu Jasa Desain Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil

No products in the cart.

Siaran Berita
  • Berita Utama
    Coretax Sistem Pajak Gagal yang Bikin Denda 1 Juta Rupiah

    Terrible! Coretax Error! Wajib Pajak Siap-Siap Kena Denda

    anyaran

    Program Pendidikan 2026 Fokus pada Mutu dan Inklusivitas, Peran Akademisi Jadi Kunci

    Kisah guru SD

    Minimnya Fasilitas Menuju Sekolah Viral! Kisah Guru SD jaga Murid Menyeberangi Arus Deras Jadi Sorotan

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    Kemkomdigi: Jaringan Pulih 98% di Hari yang Sama Pascagempa M 7,6

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina

    Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (19/3/2026). (Foto Hasil Tangkapan Layar YouTube Kemenag)

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Mengungkap Fakta, Menantang Bahaya

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    Realitas Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi yang Mengubur Mimpi Anak Bangsa

    Penulis: Insan Faisal Ibrahim, S.Pd

    MBG di Sekolah, Guru yang Dipersalahkan

  • Ekonomi & Bisnis
    Kinerja WIKA Beton Q1 2026

    Proyeksi Kinerja Saham WIKA Beton 2026 Didukung Penguatan Kontrak dan Tata Kelola

    WhatsApp Image 2025 11 04 at 16.31.16 b32cf40a

    Dari Dapur ke Ekonomi Rakyat: MBG Jadi Motor Baru Penciptaan Jutaan Lapangan Kerja dan UMKM Naik Kelas

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Special Screening Pelangi di Mars Perkuat Ekonomi Kreatif sebagai The New Engine of Growth

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT

    1774541789567

    Competitiveness or Control? Rethinking America’s Economic Narrative in a Multipolar World

    Pelabuhan WIKA Beton (Foto: WTON)

    Tembus 80 Ribu Muatan, Pelabuhan Kontingensi WIKA Beton Jadi Jalur Alternatif Vital Mudik 2026

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    Pastikan Pasokan Energi di Sumbagut Aman Selama Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Tetap Beroperasi 24 Jam dan Perkuat Sinergi Stakeholder

    IMG 20260321 WA0007

    Lonjakan Penjualan Minyak di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global: Analisis Dinamika Ekonomi, Geopolitik, dan Ketidakpastian Pasar Energi Dunia

  • Internasional
    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Ketegangan Geopolitik Kerek Harga ICP Februari 2026 Naik USD4,38 Per Barel

    Menteri Fiona bersama Presiden IISB dan Tim pada Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland. (Foto: Abid Khofif/IISB)

    Hangatnya Ramadan di Australia: Menteri Queensland dan Lebih dari 400 Diaspora Indonesia Hadiri Ifthar Gathering SERAMBI 2026 di University of Queensland

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Dubes Iran Minta D-8 Kutuk Serangan AS-Israel

    Venezuela

    Venezuela di Bawah Tekanan AS, China dalam Dampaknya

    Gedung Pancasila di kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6 Jakarta Pusat. (Foto: Dok.Kemlu)

    Kemlu Pastikan Seluruh WNI di Venezuela dalam Kondisi Aman

    gamelan

    Indonesia Tangkal Pengaruh Asing di Pasifik dengan Strategi Diplomasi Gamelan

    IMG 20251221 WA0019

    Prabowo dan Diplomasi Mandiri: Mengukuhkan Posisi Indonesia di Tengah Ketegangan Global

    Screenshot 2025 12 13 000720

    Komunitas Perantau Aceh di Turki Memberikan Donasi Pada Korban Banjir yang Terjadi di Sumatra

  • Nasional
    Ilustrasi gambar ( Sumber: Artificial Intelligence)

    Sagu: Makanan Tradisional Papua yang menyimpan proses kimianya di dalamanya?

    Leuwi Pamipiran

    Pesona Leuwi Pamipiran: Kolaborasi Perhutani KPH Ciamis dan Masyarakat Wujudkan Wisata Alam yang Aman dan Asri

    Hardiknas 2026

    Pemkab OKU Selatan Gelar Upacara Hardiknas 2026, Bupati Tekankan Pendidikan Berkualitas Dan Inklusif

    IMG 20260503 WA0009

    Kapolres Cirebon Kota Hadir di May Day 2026, Tegaskan Aspirasi Buruh Harus Tersalurkan Aman

    IMG 20260501 WA0012

    Walikota Makassar Apresiasi Produk UMKM Karya Pemuda Lokal di MAY DAY Fest 2026

    WIKA Beton: Raih Penghargaan Transparansi Emisi 2026

    Strategi Dekarbonisasi WIKA Beton Raih Penghargaan Transparansi Emisi 2026

    Foto untuk web

    Dua Murid MAN 1 Yogyakarta Hadiri Forum Pembinaan Kepemudaan Yogyakarta

    Desain tanpa judul 8 1

    Apel Perdana Kepala Bapas Bengkulu: Disiplin dan Integritas Jadi Kunci Pelayanan Prima

    Lapas Bengkulu, Ditjenpas Bengkulu, Tonny Nainggolan, Kakanwil Ditjenpas, Pelayanan Publik, Pemasyarakatan, Kunjungan Lapas, Warga Binaan, Klinik Lapas, Dapur Sehat

    Tonny Nainggolan Apresiasi Fasilitas dan Pelayanan Lapas Kelas IIA Bengkulu

  • Properti dan Infrastruktur
    Rancamaya Square: Kawasan Komersial Terbaru Bogor 2026

    Rancamaya Square: Kawasan Komersial Terbaru Bogor 2026

    Inilah Ruko Terbaik untuk Bisnis Klinik Hewan 2026

    Inilah Ruko Terbaik untuk Bisnis Klinik Hewan 2026

    RuangKayu Jasa Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Amazing! RuangKayu Jasa Desain Interior Bandung Terpercaya 2026: Harga, Desain, dan Tips Memilih Vendor Terbaik

    Pemasangan Box Girder (Foto: Galeri WIKA Beton)

    Tak Lagi Berpaku pada Satu Pintu, WIKA Beton Ekspansi Pasar Swasta dan Luar Negeri

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    Sinar Mas Land Hadirkan Medical Suites di D-HUB SEZ BSD City

    WIKA Beton Home (WHOME) Solusi Huntap, Aceh Tamiang

    15 Hari Jadi! WHOME Siap Diimplementasikan untuk Huntap

    WHOME WIKA Beton Solusi Huntap Pasca Bencana

    Secercah Harapan di Aceh Tamiang: WIKA Beton Hadirkan WHOME Hunian Pascabencana

    Progres MRT Fase 2A CP205 (Sumber: WTON)

    Proyek MRT Fase 2A Jakarta, Progres CP205

    Inspeksi Tim MRT

    MRT Jakarta Fase 2A Lampaui Target, Siap Beroperasi 2027

  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Siaran Berita
No Result
View All Result
Home Opini

Pemanfaatan Energi Alternatif Berbasis Tenaga Surya untuk Light Trap: Solusi Efisiensi dan Keamanan pada Sentra Bawang Merah di Kabupaten Nganjuk

HENDRIK PRATAMA by HENDRIK PRATAMA
5 May 2026
in Opini
A A
0
ChatGPTImage4Mei202611.04.5 1
855
SHARES
1.2k
VIEWS

Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyandang predikat salah satu sentra bawang merah terbesar di Indonesia. Pada tahun 2025, kawasan ini mencatat produksi sebesar 223.092 ton dari total areal pertanian seluas 19.500 hektare. Angka yang menempatkan Nganjuk sebagai tulang punggung ketahanan pangan bawang merah nasional (BPS Nganjuk: 2026). Namun di balik kejayaan produksi itu, petani setempat menghadapi ancaman ganda yaitu serangan hama yang masif dan beban biaya operasional yang kian mencekik, terutama dari tagihan listrik untuk sistem pengendalian hama berbasis lampu perangkap (light trap) konvensional.

Kini, sebuah solusi teknis yang menggabungkan teknologi fotovoltaik dengan sistem light trap mulai diperkenalkan sebagai jawaban atas dua masalah sekaligus yaitu efisiensi energi dan keamanan petani. Artikel ini bertujuan memaparkan landasan ilmiah, mekanisme kerja, kelayakan implementasi, serta rekomendasi kebijakan bagi adopsi massal teknologi light trap berbasis energi surya di sentra bawang merah Nganjuk dan kawasan pertanian serupa di Indonesia.

MENGAPA LIGHT TRAP KONVENSIONAL GAGAL?

Light trap atau lampu perangkap hama merupakan teknologi pengendalian hama terpadu (integrated pest management/PHT) yang bekerja dengan memanfaatkan fototaksis positif serangga sebagai respons alami serangga yang tertarik pada sumber cahaya. Sistem ini telah terbukti efektif menurunkan populasi hama tanpa ketergantungan pada pestisida kimia. Namun, implementasi konvensionalnya menyimpan sejumlah kelemahan struktural.

Pertama, terkait beban biaya energi. Konsumsi listrik berkelanjutan setiap malam selama satu musim tanam (60 hari) dapat mencapai Rp 150.000–300.000 per titik. Dengan 10–20 titik per hektare pada skala usahatani bawang merah, pengeluaran energi ini menggerus margin keuntungan petani secara signifikan.

Kedua, terdapat risiko keselamatan yang nyata. Instalasi kabel sepanjang ratusan meter di lahan persawahan yang lembap berpotensi menimbulkan sengatan listrik dan korsleting, terutama saat musim hujan. Kajian kondisi lapangan di sentra bawang merah Nganjuk 2024 mencatat bahwa kabel listrik yang terbentang di areal persawahan terbuka menjadi ancaman keselamatan nyata bagi petani yang bekerja di malam hari atau saat hujan. Ketiga, masalah ketergantungan infrastruktur. Banyak areal persawahan terpencil di Nganjuk belum terjangkau jaringan PLN yang stabil. Efektivitas light trap terhadap hama tanaman bawang merah, khususnya Spodoptera exigua (ulat bawang) dan Thrips tabaci, sangat tergantung pada konsistensi operasi setiap malam. Ketidakkonsistenan akibat gangguan listrik justru dapat memperburuk tekanan hama karena populasi tidak terkendali secara berkelanjutan (Effendi, et.,all: 2022).

FOTOVOLTAIK: SAINS DI BALIK PANEL SURYA

Teknologi energi surya berbasis panel fotovoltaik (PV) bekerja melalui efek fotoelektrik dimana fenomena foton cahaya matahari memicu pelepasan elektron dalam material semikonduktor, umumnya silikon, sehingga menghasilkan arus listrik searah (DC). Arus ini kemudian dikonversi ke tegangan yang sesuai untuk pengisian baterai melalui perangkat charge controller. Komponen utama sistem terdiri dari panel surya, baterai (lithium-ion atau lead-acid), solar charge controller, dan sensor LDR (Light Dependent Resistor) untuk aktivasi otomatis.

Sistem PV off-grid telah terbukti layak secara teknis dan ekonomi untuk aplikasi pertanian di negara berkembang, terutama di wilayah dengan intensitas radiasi matahari yang tinggi (Feron, 2016). Efisiensi panel surya monokristalin modern telah mencapai 20%, sementara biaya per watt-peak terus mengalami penurunan rata-rata 8–12% per tahun selama satu dekade terakhir, menjadikan teknologi ini semakin terjangkau bagi petani skala kecil (Muhfidin, et. All: 2026)

Di Kabupaten Nganjuk, intensitas radiasi matahari rata-rata berkisar 4,5–5,5 kWh/m²/hari. Penelitian Mubiyn dan Ilminnafik 2024,  distribusi iradiasi surya di Jawa Timur dan mengonfirmasi bahwa Nganjuk berada di zona iradiasi tinggi yang jauh melampaui ambang minimum 3,5 kWh/m²/hari yang diperlukan sistem PV off-grid untuk beroperasi secara optimal. Ini menjadikan Nganjuk sebagai kandidat ideal untuk adopsi massal teknologi ini.

MEKANISME KERJA: DARI SINAR MATAHARI KE JEBAKAN HAMA

Sistem light trap tenaga surya beroperasi dalam dua fase harian yang saling melengkapi, menciptakan siklus energi yang sepenuhnya mandiri tanpa membutuhkan input dari jaringan listrik eksternal:

Pada sistem light trap tenaga surya, proses kerja dimulai dari penyerapan energi di mana panel surya 50 Wp menyerap radiasi matahari maksimal di lahan terbuka persawahan, dan dengan kondisi iradiasi 4,5–5,5 kWh/m²/hari di Nganjuk, baterai 20–40 Ah dapat terisi penuh dalam 5–7 jam. Selanjutnya, arus DC dari panel dialirkan ke charge controller yang mengatur tegangan pengisian serta mencegah overcharging dan over-discharging, sehingga umur pakai baterai dapat diperpanjang hingga 3–5 tahun. Ketika senja tiba, sensor LDR secara otomatis mendeteksi penurunan intensitas cahaya ambient dan mengaktifkan lampu UV-LED tanpa perlu intervensi manual dari petani. Pada malam hari, cahaya UV-A dengan panjang gelombang 350–400 nm secara selektif menarik serangga hama yang bersifat fototaksis positif, dan serangga yang mendekat akan terjebak dalam wadah penampung sehingga siklus reproduksi hama terputus secara fisik-mekanis tanpa menggunakan bahan kimia sama sekali.

Pendekatan pengendalian fisik-mekanis berbasis light trap merupakan komponen kritis dalam PHT hortikultura modern. Berbeda dengan pestisida kimia yang mendorong seleksi strain resisten akibat penggunaan berkelanjutan , light trap menawarkan metode non-kimia yang tidak menimbulkan resistensi hama (Guru, et.,all 2025). Penelitian terbaru menunjukkan efektivitas light trap dalam mengendalikan berbagai hama penting seperti Phthorimaea absoluta , Spodoptera frugiperda , dan Spodoptera exigua (Gebreziher, & Gebreazgaabher 2024).

BUKTI ILMIAH: EFEKTIVITAS YANG TERUKUR

Uji lapang yang dilakukan Yunadia & Amrullah (2025) terhadap sentra bawang merah lainnya di Indonesia dengan kondisi ekologi serupa Nganjuk menunjukkan bahwa pemasangan light trap mampu mengurangi populasi imago Spodoptera exigua dibandingkan petak kontrol tanpa light trap selama satu musim tanam. Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  perangkap lampu  kuning  dan lampu oranye  paling efektif  dalam menekan  populasi dan  intensitas serangan S. exigua, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif  pengendalian  hama yang  ramah  lingkungan  pada budidaya bawang merah.

Berdasarkan kajian Bakri, et.,all (2024) di berbagai sentra pertanian Indonesia, sistem light trap terbukti layak secara ekonomi untuk pertanian skala kecil, terutama karena kemampuannya menekan biaya operasional pestisida secara signifikan. Studi oleh Bakri dkk. (2024) di Enrekang, Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa penerapan teknologi light trap pada pertanaman bawang merah mampu meningkatkan pendapatan petani dari Rp65,6 juta menjadi Rp90,3 juta per musim tanam . Efisiensi biaya ini dikonfirmasi oleh praktik petani di Probolinggo yang berhasil menekan biaya pestisida hingga lebih dari 70% dengan biaya investasi awal sekitar Rp5-6 juta per hektar per musim tanam yang jauh lebih rendah dibandingkan biaya pestisida konvensional yang mencapai Rp30 juta per hektar per musim . Di tingkat yang lebih sederhana, petani bahkan dapat merakit sendiri light trap dengan biaya hanya sekitar Rp300.000, menjadikannya semakin terjangkau bagi petani dengan keterbatasan modal . Dengan tingkat adopsi yang telah mencapai 100% pada petani responden di Enrekang , teknologi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia tetapi juga secara langsung meningkatkan profitabilitas usaha tani skala kecil.

DIMENSI KEBERLANJUTAN

Inovasi ini tidak berdiri sendiri sebagai solusi teknis semata, tetapi merupakan bagian integral dari gerakan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture) yang kini menjadi mandat global. Keterlambatan implementasi mitigasi iklim dapat mengancam stabilitas iklim global dan ketahanan pangan, sehingga transisi energi terbarukan dalam sistem pertanian menjadi semakin krusial. Setiap kilowatt-jam listrik yang diproduksi dari panel surya menggantikan emisi rata-rata 0,4–0,87 kg CO₂ ekuivalen dari pembangkit berbahan bakar fosil, sehingga berkontribusi langsung pada upaya pengurangan jejak karbon sektor pertanian sekaligus mewujudkan sistem produksi pangan yang lebih berketahanan iklim dan ramah lingkungan (Wang, et.,all, 2022).

TANTANGAN ADOPSI DAN REKOMENDASI KEBIJAKAN

Menurut saya, potensi transformatif teknologi light trap tenaga surya tidak akan terealisasi tanpa ekosistem kebijakan yang mendukung, karena setidaknya ada empat hambatan struktural yang perlu diatasi secara sistematis. Pertama, hambatan modal awal di mana investasi Rp1,5–2,5 juta per unit masih jauh di luar kemampuan petani kecil, sehingga diperlukan skema subsidi melalui KUR berbunga rendah atau pengadaan komunal via koperasi. Kedua, kapasitas teknis petani yang belum merata membutuhkan program pelatihan praktis dari penyuluh pertanian lapangan, mencakup pembersihan panel, pengecekan baterai, dan penggantian lampu. Ketiga, regulasi yang integratif diperlukan agar bantuan PLTS pertanian masuk dalam program perlindungan petani di tingkat kabupaten, Pemerintah Kabupaten Nganjuk dapat menjadi pelopor melalui Peraturan Bupati yang mengalokasikan APBD untuk unit percontohan. Keempat, riset lokal lanjutan sangat mendesak untuk mengoptimalkan spesifikasi teknis seperti kapasitas panel, jenis baterai, dan panjang gelombang UV sesuai karakteristik hama dominan serta iklim mikro Nganjuk. Keempat dimensi inilah yang menurut saya harus menjadi prioritas kebijakan jika kita benar-benar ingin mengakselerasi adopsi massal inovasi ini di tingkat petani skala kecil.

Penulis: Hendrik Pratama (Mahasiswa Prodi S3 Pendidikan IPA UNS)
Dosen Pengampu: Prof. Drs. Sentot Budi Rahardjo, Ph.D. (Mata Kuliah Kajian IPA Kontemporer)

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Nganjuk. 2026. Produksi Tanaman Bawang Merah Menurut Kecamatan (Kuintal). Diakses pada 5 Mei 2026. https://nganjukkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjUwIzI=/produksi-tanaman-bawang-merah-menurut-kecamatan.html

Effendi, Z., Parinduri, S., & Hardiansyah, T. (2022). Uji Efektivitas Pengendalian Hama Kumbang Malam (Apogonia sp) Menggunakan Perangkap Lampu Berwarna (Light Trap) Pada Pembibitan Kelapa Sawit. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 25(2), 140-148.

Feron, S. (2016). Sustainability of off-grid photovoltaic systems for rural electrification in developing countries: A review. Sustainability, 8(12), 1326.

Muhfidin, R., Kartikasari, R., & Widyastuti, D. S. (2026). Experimental evaluation of framed and frameless 100 Wp monocrystalline photovoltaic modules under tropical climatic conditions. In E3S Web of Conferences (Vol. 688, p. 04003). EDP Sciences.

Mubiyn, S. N., & Ilminnafik, N. (2024). Pengukuran Intensitas Radiasi Matahari di Wilayah Kabupaten Nganjuk Tahun 2016. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 5(1), 20-26.

Guru, P. N., Monika, S., Ruchika, Z., Virinder, K., Dhritiman, S., Yogesh, K. B., … & Tarun, S. (2025). Use of light traps for management of insect pests infesting stored food commodities. Crop Protection, 196, 107264.

Gebreziher, H. G., & Gebreazgaabher, F. G. (2024). Night-time light-traps and push–pull integrated system enhanced the control of different life stages of fall armyworm, Spodoptera frugiperda,(Lepidoptera: Noctuidae). CABI Agriculture and Bioscience, 5(1), 104.

Yunadia, Y., & Amrullah, S. H. (2025). Efektivitas Penggunaan Perangkap Cahaya terhadap Tingkat Serangan Spodoptera exigua pada Tanaman Bawang Merah di Desa Saruran Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Jurnal Triton, 16(2), 458-470.

Bakri, R., Mahyuddin, M., & Astuti, A. (2024). Efficiency study and comparison of shallot farmer income on plant pest control techniques with the light trap method and conventional techniques. AIP Conference Proceedings, 3098(1), 040054. https://doi.org/10.1063/5.0224400

Xu, S., Wang, R., Gasser, T., Ciais, P., Peñuelas, J., Balkanski, Y., Boucher, O., Janssens, I. A., Sardans, J., Clark, J. H., Cao, J., Xing, X., Chen, J., Wang, L., Tang, X., & Zhang, R. (2022). Delayed use of bioenergy crops might threaten climate and food security. Nature, 609(7926), 299–306. https://doi.org/10.1038/s41586-022-05055-8


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer

 

Tags: energiLight Traptenaga surya
Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2025
Previous Post

SAPA FARMA: Mahasiswa Farmasi Unsika Berikan Edukasi Kolaborasi Hipertensi dan Diabetes di Adiarsa Barat

Next Post

Dari Pemalu Kena Bully SMK, Wanita 23 Tahun Eka Defiana Latih Mental Jadi Operator SPBU Tangguh

HENDRIK PRATAMA

HENDRIK PRATAMA

Related Posts

MEDIA.jpg 1

Turbin Angin dan Urgensi Kemandirian Energi di Tengah Krisis Global

4 May 2026
yang memadai.

Negara Harus Fasilitasi Buruh dengan Keseriusan yang Sama seperti Program MBG!

4 May 2026
Pasar Modal Bursa Efek Indonesia

Algoritma, Informasi dan Ilusi Pasar: Siapa Mengendalikan Narasi di Bursa Saham?

4 May 2026
Dinsos PPPA & Dindik Madiun lakukan sidak Daycare untuk memastikan hal ini tidak terjadi kembali (29/4/2026) (Sumber: ANTARA Jatim)

Formalitas yang Terabaikan: Tragedi Banda Aceh dan Kerapuhan Pengawasan Penitipan Anak sebagai Rumah Kedua

3 May 2026
Next Post
Dokumentasi foto Eka Defiana,( Sumber: Dock Pribadi/ Eka Defiana,)

Dari Pemalu Kena Bully SMK, Wanita 23 Tahun Eka Defiana Latih Mental Jadi Operator SPBU Tangguh

Dokumentasi Pribadi milik Mahasiswa Fakultas Hukum Kunjungi Pengadilan Agama Tembilahan

Mahasiswa Fakultas Hukum Kunjungi Pengadilan Agama Tembilahan, Perkuat Pemahaman Praktik Peradilan

WhatsApp Image 2026 05 04 at 10.39.13

MAN 1 Pasuruan Kembalikan Siswa Kelas XII kepada Orang Tua, Tandai Akhir Perjalanan Pendidikan

IMG 20260428 WA0062

Universitas katolik Widya Mandira Kupang tawarkan pendidikan berkualitas dengan prodi ilmu komunikasi unggulan

Sampul

Ruang Senandika: Mengukir Jejak, Merajut Asa dalam Penutupan KKM di Desa Pojok Klitih

Please login to join discussion
Square Media Wanita
D5564DCE 0582 44DD B80C BA24E799F906
Profil

Profil Muhamad Puji atau Fauzi Candahar Seorang Kreator Asal Pelabuhanratu dengan Segudang Prestasi Seni dan Bisnis yang Dikenal Luas

by Redaksi Suara Republik
2 May 2026
0

Siaran Berita, Pelabuhanratu, (2/5/2026) - Perkembangan era digital membuka ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi melalui...

Read moreDetails
IMG 20260424 WA0014

Perjalanan signi Lorenza Sendeli siswi berprestasi asal Kolaka raih 5 kampus top PTN/PTS di umur 17 tahun

26 April 2026
Foto bersama (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Revegetasi Lahan Bekas Tambang Pasir Masyarakat di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya

29 April 2026
IMG 20260429 WA0008

Laporan Pencemaran Nama Baik Pejabat Pemprov Banten yang Juga Pengusaha Resmi Disidik, Pengacara dan Beberapa Pengguna Account Media sosial Terseret

29 April 2026
Wakidul Kohar

Prof. Dr. H. Wakidul Kohar, M.Ag. Raih Guru Besar : Bukti Konsistensi Dakwah dan Literasi Mengantarkan ke Puncak Akademik

30 April 2026
Collaborator

Siaran-Berita.com adalah portal media berita online yang bersifat terbuka dan inklusif. Kami menyediakan wadah bagi masyarakat umum, penulis lepas, praktisi humas, hingga pengamat untuk berkontribusi dalam bentuk tulisan

KonSiBer

KonSiBer adalah singkatan dari Kontributor Siaran Berita yang merupakan perwakilan dari individu atau instansi yang bertanggung-jawab penuh atas semua tulisan yang diterbitkan di Siaran-Berita.com sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku di Siaran-Berita.com

PEMBERITAHUAN

Siaran-Berita.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Siaran-Berita.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

Siaran-Berita.com

Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

📧 redaksi@siaran-berita.com

Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

PENTING!

Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

Aplikasi Siaran-Berita.com

Untuk memudahkan membaca berita terbaru di Siaran-berita.com segera download aplikasi khusus untuk Android di Google Play dan nikmati kemudahan membaca berita langsung dari gadget Anda

Guest Posts are Welcome!

We’re offering guest post spots on Siaran-BERITA.com | You’ll get 2 permanent do-follow links, homepage exposure, and super fast publishing (1–24 hrs). PayPal accepted Interested?”

Top Stories di Google News dan Halaman 1 Google

Siaran-Berita.com portal berita komunitas dengan mengutamakan optimalisasi SEO untuk setiap beritanya sehingga berita kamu akan langsung muncul di halaman 1 google dan Google News serta selalu menjadi Top Stories Google News, apabila kata kunci ada di judul dan kata kunci muncul beberapa kali didalam tulisan kamu.

Mengapa Tulisan Saya Dihapus?

1. Tidak Ada Gambar/Foto/Ilustrasi
2. Gambar tidak sesuai dengan tulisan
3. Judul Pakai Huruf Besar Semua
4. Menambahkan Link atau Tautan

Backlink

Media Wanita, Pelataran, Berita Properti, Mobil Babe, Ada Apa, Satu Rumah, Puteri Anak & Remaja Banten, Anugerah Lima Bintang, Desta Semesta Anugerah, Anissa Quinn, Shira Dominique, Ry Hyori,

Iklan MC DSA Square

Pintasan

  • Gratis : Cara Kirim Tulisan
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Tayang?
  • Cara Menerbitkan Tulisan Menggunakan Gadget atau Handphone

Baca di Google News

google news siaranberita.com

Pesan Sekarang! Banner ucapan Selamat

  • Banner Ucapan Selamat Banner Ucapan Selamat dan Event Rp2.000.000 Original price was: Rp2.000.000.Rp350.000Current price is: Rp350.000.
  • Tentang Siaran-Berita.com
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Panduan Komunitas
  • Disclaimer
  • Contact Us

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Google
OR

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti dan Infrastruktur
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • IPTEK
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2023 SIaran Berita - Pres Rilis dan Berita