Kediri (14/4). Paguyuban Tenis Kediri (PTK) menggelar kegiatan rutin bulanan pada April 2026 dikemas secara istimewa melalui acara Halal Bihalal yang digelar pada Minggu pagi (12/4). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Tenis Praja Mukti, Kabupaten Kediri.
Acara tersebut dihadiri berbagai unsur lintas instansi, mulai dari Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri, TNI, Polri, hingga berbagai lembaga, komunitas, dan klub tenis. Di antaranya hadir perwakilan Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Budparpora Kabupaten Kediri, Kodim 0809, Polresta Kediri, Polres Kediri, hingga instansi seperti Kemenag Kota Kediri, Pengadilan Negeri Kota Kediri, Brimob, serta sejumlah komunitas tenis dan BUMN.
Sebagai tuan rumah, Pondok Pesantren Wali Barokah menyambut seluruh peserta yang hadir dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada pihaknya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus PTK atas kesempatan yang diberikan kepada Pondok Wali Barokah untuk kembali menjadi tuan rumah. Ini merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung kegiatan rutin PTK,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai sarana mempererat silaturahim sekaligus menjaga kesehatan melalui olahraga tenis. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan terdapat kekurangan.
“Ini adalah bagian dari kontribusi Pondok Wali Barokah dalam mendukung kegiatan rutin PTK. Kami berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai sarana silaturahim dan kebersamaan, sekaligus menjaga kebugaran melalui olahraga tenis lapangan. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan kami sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PTK, H. Agung Riyanto, yang juga Ketua LDII Kota Kediri menjelaskan bahwa kegiatan PTK telah berjalan selama 13 tahun sejak 2013 dan rutin digelar setiap bulan dengan tuan rumah bergantian.
“Alhamdulillah hari ini kami difasilitasi oleh Pondok Wali Barokah, sekaligus menjadi momentum Halal Bihalal keluarga besar PTK. Saat ini terdapat 35 birokrasi, instansi, dan komunitas yang tergabung dalam PTK,” jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan utama PTK adalah mempererat silaturahim antar stakeholder melalui konsep “4R”, yakni olahraga untuk kesehatan, olah suara melalui karaoke, olah rasa dengan hidangan bersama, serta olah ruh melalui doa. “Di sela rutinitas tugas sehari-hari yang padat, PTK hadir sebagai sarana refreshing yang efektif,” ungkapnya.
Selain itu, PTK juga menjadi sarana refreshing di tengah rutinitas pekerjaan. Dengan mengusung tagline KAMERUN (Kalah Menang Tetap Rukun), kegiatan ini bukanlah turnamen kompetitif, melainkan fun games yang mengedepankan kebersamaan.
“Beda skor itu biasa dalam pertandingan, tapi skor terbaik di PTK adalah 7:7, simbol keseimbangan dan kebersamaan,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan dari tuan rumah dan Ketua PTK. Suasana religius terasa khidmat saat Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri memimpin doa bersama, disusul prosesi halal bihalal dan foto bersama seluruh undangan.
“Setelah seremoni usai, para peserta langsung turun ke lapangan untuk memulai sesi fun games tenis lapangan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama, mempertegas hubungan harmonis antara institusi pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga kemasyarakatan di Kediri Raya,” tutupnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































