Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. Hal tersebut ditandai dengan rampungnya pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 oleh Kepala Madrasah dan seluruh pendidik.
Komitmen itu turut tercermin dalam Rapor Pendidikan selama dua tahun terakhir. Pada hampir seluruh indikator Sulingjar, MAN 1 Yogyakarta berhasil menempati kelompok 1–20 persen satuan pendidikan dengan capaian tertinggi di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pengisian Sulingjar 2026 berlangsung secara daring sejak 20 Juli hingga 14 Agustus 2026. Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel sesuai jadwal yang ditetapkan Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Sulingjar merupakan instrumen untuk memetakan berbagai aspek yang mendukung kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Hasil survei ini tidak digunakan untuk menilai individu, tetapi menjadi cerminan mutu sekolah sekaligus bahan penyusunan profil dan Rapor Pendidikan daerah.
Data Rapor Pendidikan MAN 1 Yogyakarta periode 2024–2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Capaian kemampuan literasi naik dari 91,35 pada 2024 menjadi 96,58 pada 2025. Sementara itu, kemampuan numerasi meningkat dari 79,94 menjadi 85,87.
Capaian positif juga terlihat pada berbagai indikator lain, meliputi karakter peserta didik, kualitas pembelajaran, refleksi guru, kepemimpinan instruksional, iklim keamanan, kesetaraan gender, kebinekaan, inklusivitas, partisipasi warga madrasah, serta program dan kebijakan sekolah. Seluruh indikator tersebut berada dalam kelompok 1–20 persen dengan capaian tertinggi di tingkat provinsi.
“Capaian ini bukan sebuah kebetulan, melainkan hasil kerja kolektif seluruh warga madrasah,” tegas Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd.

Edi menjelaskan, pengisian Sulingjar oleh para pendidik telah dimulai sejak 7 Agustus 2026 dan berjalan dengan lancar. Seluruh pendidik kemudian menuntaskan proses tersebut melalui submit bersama.
“Kami, civitas pendidik MAN 1 Yogyakarta, telah bersama-sama mengisi Sulingjar sejak 7 Agustus 2026. Pagi ini, kami melakukan submit bersama. Mekanismenya dilaksanakan secara daring tanpa pengawasan sehingga dapat dilakukan kapan saja selama tersedia akses internet,” ujarnya.
Pengawas Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Evi Effrisanti, S.TP., turut menekankan pentingnya ketelitian dalam menjawab setiap pernyataan pada Sulingjar.
“Pengisian Sulingjar sangat penting sebagai bahan penyusunan Rapor Pendidikan. Saya mengajak seluruh pendidik MAN 1 Yogyakarta untuk segera menuntaskannya dan mengisi setiap bagian dengan cermat karena terdapat pernyataan positif maupun negatif,” pesannya.
Konsistensi capaian di zona hijau semakin mengukuhkan posisi MAN 1 Yogyakarta sebagai salah satu madrasah rujukan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Keunggulan tersebut tidak hanya terlihat dalam bidang akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, penciptaan iklim belajar yang kondusif, dan tata kelola madrasah yang berkualitas. (wk)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































