Pelaksanaan kegiatan pertama Program Tunas Asa berlangsung pada sore hari, dimulai pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Suasana kegiatan berjalan dengan tertib dan hangat, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi anak-anak. Masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat dipilih tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan edukatif yang berkelanjutan.

Kegiatan kelas belajar perdana ini diawali dengan baca buku bersama, yang menjadi ciri khas pendekatan literasi Venezia Membaca. Anak-anak diajak membaca dengan pendampingan langsung dari kakak-kakak relawan, yang berperan sebagai fasilitator sekaligus pendamping belajar. Melalui kegiatan membaca bersama, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada buku, tetapi juga diajak membangun kebiasaan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan dan bermakna.

Sebanyak 12 anak-anak hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka tampak aktif mendengarkan, membaca, serta berinteraksi selama kegiatan berlangsung. Pendampingan yang diberikan oleh relawan bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang tidak kaku, sehingga anak-anak merasa aman, dihargai, dan terdorong untuk berani mencoba serta bertanya. Interaksi sederhana antara relawan dan peserta menjadi fondasi awal bagi terbentuknya hubungan belajar yang positif dan berkelanjutan.

Setelah rangkaian kegiatan belajar selesai, acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol dimulainya perjalanan Program Tunas Asa. Momen ini menjadi penanda kebersamaan sekaligus pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam pendidikan memiliki arti besar bagi masa depan anak-anak. Foto bersama tersebut juga mencerminkan semangat kolektif antara anak-anak, relawan, dan komunitas dalam membangun lingkungan belajar yang saling mendukung.
Program Tunas Asa dirancang dengan tujuan utama untuk memberikan akses belajar yang layak dan berkelanjutan bagi anak-anak, khususnya di lingkungan masyarakat yang membutuhkan pendampingan pendidikan. Melalui pendekatan kelas belajar yang sederhana namun konsisten, Venezia Membaca berharap dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan dasar literasi, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini.
Lebih dari sekadar kegiatan belajar, Tunas Asa diharapkan menjadi ruang tumbuh harapan bagi anak-anak. Venezia Membaca memandang bahwa setiap anak memiliki potensi yang perlu didampingi dan diarahkan dengan penuh kesabaran. Program ini juga diharapkan dapat melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, sehingga pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga menjadi gerakan bersama di lingkungan sekitar.
Ke depan, Venezia Membaca berharap Program Tunas Asa dapat terus berjalan secara konsisten, berkembang dalam metode dan jangkauan, serta memberikan dampak nyata bagi anak-anak yang terlibat. Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal dalam perjalanan panjang membangun generasi yang gemar membaca, memiliki semangat belajar, dan tumbuh dengan harapan akan masa depan yang lebih baik.