Nyatanya saat ini banyak orang tua yang lengah terhadap perilaku anak. Orang tua lebih sibuk dengan dunia mereka sendiri. Mereka melimpahkan tanggung jawab kepada lembaga pendidikan dengan dalih para guru lebih mengerti tentang pengasuhan anak.
TK Elpist Temanggung, Jawa Tengah, menerapkan pembiasaan “Jumat Jaga Diri” dalam pendidikan preventif agar anak memahami batasan tubuh, menjaga pandangan, dan menghindari interaksi yang memicu fitnah atau zina. Fokus utama dalam kegiatan ini adalah anak usia 5- 6 tahun atau yang sudah memasuki TK. Konsep Jum’at Jaga Diri di gagas oleh tim pengelola dan tim pendidik Elpist dan rutin dilaksanakan sejak tahun 2020.
Program ini sejalan dengan elemen “jati diri” dan “nilai agama budi pekerti” dalam Kurikulum Merdeka PAUD, namun dikemas lebih ringkas agar menjadi rutinitas yang menyenangkan. Kegiatan Jum’at Jaga Diri biasanya dilakukan 1 bulan sekali, pada minggu pertama atau minggu ketiga. Kelas dan halaman biasanya menjadi tempat praktik anak dalam menerapkan jaga diri. Melalui boneka peraga, permainan atau video, para guru memberikan penjelasan tentang bagaimana cara menjaga batasan antara perempuan dan laki-laki dalam kegiatan sosial sehari-harinya.
Pemahaman diberikan sejak dini guna mencegah cedera fitrah individualitas, menghindari childish di masa dewasa, dan yang paling utama menanamkan tauhid, disiplin ibadah, dan kesadaran tanggung jawab atas tubuh sejak fase emas otak
Jum’at (5/12/25), Kepala Sekolah TK Elpist atau sering disapa Miss Yessi, mengatakan bahwa “Ide dasar pembuatan program ini muncul dari kepedulian kami sebagai pendidik terhadap perkembangan anak usia dini di era sekarang. Kami ingin membekali anak-anak dengan keterampilan menjaga diri sendiri sejak dini, termasuk aspek kebersihan pribadi, kesehatan, keselamatan, regulasi emosi, hingga perlindungan diri dari risiko seperti pelecehan atau bahaya lingkungan, Alhamdulillah, program ini mendapat respons positif dari orang tua dan membantu anak-anak lebih mandiri serta percaya diri”
Orang tua dan Guru merupakan pondasi utama dalam membentuk akhlak anak, seperti yang jelaskan dalam QS. At-Tahrim (66) Ayat 6,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”
Ayat diatas menjelaskan bahwa tanggung jawab utama seorang mukmin adalah melindungi diri sendiri dan keluarganya agar selamat dunia akhirat, mengajarkan keimanan, akhlak, dan menjauhkan dari maksiat.
Mulailah pembiasaan sejak hari ini. Ajarkan batasan aurat, mahram, dan adab Islami agar anak tumbuh dengan fitrah terlindungi, karakter kuat, serta terhindar dari fitnah dunia. Orang tua dan guru sebagai garda terdepan bertanggung jawab mencontohkan nilai ini demi generasi shalih. Jadikan rumah dan sekolah PAUD sebagai benteng iman; konsistensi kecil hari ini melahirkan kebesaran besok.
Sumber foto : Kegiatan oleh Miss Nadia Muna Guru Pendamping Elpist Temanggung
Sumber Artikel : Observasi Kepala PAUD Elpist Temanggung (Miss Yessy)
Observasi Guru Pendamping Elpist Teamanggung (Miss Nadia)
Al Qur’an Surah. At-Tahrim (66) Ayat 6,
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan, foto, gambar, ilustrasi, apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































