Desa Menanti Selatan, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim – Kelompok 70 KKN ke-84 UIN Raden Fatah Palembang mengadakan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Nisfu Sya’ban dan mengadvokasi tema besar “Pemberdayaan Kaum Perempuan Dalam Memperkuat Perekonomian Keluarga”. Kegiatan ini memadukan nilai-nilai keagamaan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama kaum perempuan di Desa Menanti Selatan.
Dua kompetisi utama untuk anak-anak di acara yang meriah ini adalah Azan Contest dan Muslim dan Muslimah Fashion Show. Lomba ini dimaksudkan untuk mendorong perempuan untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang dapat membantu perekonomian keluarga, meskipun pesertanya adalah anak-anak.
A. Peran Ibu dalam Persiapan dan Kreativitas
Puluhan anak-anak mengikuti Lomba Fashion Show Muslim dan Muslimah, menampilkan berbagai model busana muslim dengan penampilan yang menarik dan penuh percaya diri. Para ibu dan perempuan dalam keluarga memainkan peran penting dalam menyiapkan pakaian, mengajar, dan mendampingi anak-anak mereka di balik penampilan mereka.
Secara tidak langsung, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk menunjukkan kreativitas mereka dengan memilih, menata, dan bahkan mengubah pakaian muslim anak-anak. Para ibu sangat terlibat dalam menyiapkan penampilan anak-anak mereka, mulai dari memilih pakaian, menata hijab, hingga mengajarkan mereka berjalan dan mewujudkannya. Pengembangan keterampilan melalui keterlibatan ini dapat menghasilkan peluang finansial.
B. Inspirasi Kewirausahaan bagi Kaum Perempuan
Fashion show anak-anak ini memberikan inspirasi bagi ibu dan kaum perempuan di Desa Menanti Selatan tentang bisnis yang dapat mereka lakukan di bidang busana muslim anak. Melalui kegiatan ini, terlihat bahwa kemampuan anak-anak dalam berbusana, merias, dan menata penampilan dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang membantu keuangan keluarga.
Selain itu, kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pasar besar busana muslim anak yang dapat menjadi ladang usaha bagi kaum perempuan. Melihat antusiasme dan kebutuhan akan busana muslim anak yang menarik, diharapkan para perempuan di desa terinspirasi untuk membangun bisnis di bidang ini, seperti penjahit, reseller, dan penyedia jasa penataan busana anak.
C. Nilai Spiritual dan Ekonomi Berjalan Beriringan
Selain itu, lomba Azan yang diadakan bersamaan dengan mode hiburan menambah unsur keagamaan pada acara tersebut. Anak-anak dari berbagai usia menunjukkan kemampuan mereka dalam melantunkan azan dengan indah dan tartil. Kegiatan ini membantu anak-anak belajar agama sejak dini dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Melalui lomba azan ini, tujuan memperingati Nisfu Sya’ban adalah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan pada generasi muda. Dalam program KKN terbaru ini, nilai spiritual dan kesadaran ekonomi ditanamkan secara bersamaan, dengan perpaduan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
D. Edukasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
Kelompok 70 KKN ke-84 menyampaikan pesan penting tentang peran strategis kaum perempuan dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui kegiatan ini. Para ibu yang membantu mempersiapkan anak-anak mereka untuk berkompetisi untuk menyadari bahwa keterampilan mereka dapat menghasilkan uang.
Selain itu, acara ini menyadarkan masyarakat bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti keterampilan menjahit , merias, atau menata busana. Kaum perempuan dapat mempertahankan kesejahteraan keluarga mereka dengan membuka usaha melalui kreativitas dan kerja keras.
E. Antusiasme Masyarakat dan Harapan Berkelanjutan
Selain itu, lomba Azan yang diadakan bersamaan dengan mode hiburan menambah unsur keagamaan pada acara tersebut. Anak-anak dari berbagai usia menunjukkan kemampuan mereka dalam melantunkan azan dengan indah dan tartil. Kegiatan ini membantu anak-anak belajar agama sejak dini dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Melalui lomba azan ini, tujuan memperingati Nisfu Sya’ban adalah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan pada generasi muda. Dalam program KKN terbaru ini, nilai spiritual dan kesadaran ekonomi ditanamkan secara bersamaan, dengan perpaduan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































