Bantul (MAN 4 Bantul) – Mushala MAN 4 Bantul pada Senin (02/03/2026) terasa berbeda. Udara masih segar ketika para siswa kelas X bersama guru dan pegawai MAN 4 Bantul selesai menunaikan shalat dhuha berjamaah. Namun pagi itu bukan sekadar rutinitas ibadah. Ada pesan penting yang menggema melalui kultum dhuha yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana, Agung Wicaksono.
Dalam kultum yang berlangsung khidmat tersebut, Agung Wicaksono mengangkat tema tentang larangan berbuat kerusakan di muka bumi. Ia mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan kandungan Al-Qur’an, khususnya dalam surat Al-A’raf ayat 56 dan Ar-Rum ayat 41 yang menegaskan bahwa kerusakan di bumi sering kali berasal dari ulah tangan manusia sendiri.
Dengan gaya penyampaian yang lugas namun menggugah, Agung menekankan bahwa menjaga bumi bukan sekadar urusan lingkungan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab keimanan seorang muslim.
“Allah sudah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an agar tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Artinya, manusia diberi amanah untuk menjaga, bukan justru merusak,” ungkap Agung di hadapan para jamaah.
Ia juga mengaitkan pesan tersebut dengan semangat Ramadhan melalui program ECA Ramadhan yang tengah digalakkan di madrasah. Menurutnya, Ramadhan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah personal, tetapi juga memperbaiki sikap terhadap lingkungan sekitar.
“Ramadhan adalah madrasah perbaikan diri. Jika selama ini kita masih abai terhadap lingkungan, maka inilah saatnya berubah. Jangan sampai ibadah kita rajin, tetapi bumi justru rusak karena perilaku kita,” tambahnya.
Para siswa tampak menyimak dengan serius setiap pesan yang disampaikan. Kultum pagi itu seakan menjadi pengingat bahwa ibadah tidak berhenti pada sajadah, tetapi juga tercermin dalam cara manusia memperlakukan bumi.
Melalui kultum dhuha tersebut, MAN 4 Bantul kembali menegaskan komitmennya untuk menanamkan nilai spiritual sekaligus kesadaran ekologis kepada seluruh warga madrasah, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Di mushala kecil itu, pesan besar tentang menjaga bumi pun bergema, mengingatkan bahwa iman dan kelestarian alam sejatinya berjalan seiring. (lel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































