Ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu amalan yang tidak akan terputus meskipun seseorang telah kembali kepada Tuhan-Nya. Namun, dalam prosesnya menuntut ilmu sering kali terasa melelahkan dan penuh tantangan. Mulai dari kesulitan memahami materi yang dipelajari hingga adanya ketidakcocokan dengan teman sekelas, bahkan terkadang dengan guru.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan semangat dalam perjuangan menuntut ilmu, di antaranya:
1. Mengingat bahwa setiap ilmu yang diperoleh akan bernilai pahala di sisi Allah Swt.
Segala sesuatu yang mengarah pada kebaikan akan mendapat ganjaran dari Allah Swt., selama setiap usaha dan perilaku tersebut diniatkan semata-mata karena Allah Swt.
2. Meyakini bahwa tidak ada sesuatu pun yang sia-sia di dunia ini.
Setiap ilmu yang dipelajari pasti akan memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Terkadang hati merasa bahwa apa yang sedang dipelajari tidak memiliki kegunaan. Namun percayalah, setiap ilmu yang digali akan memiliki manfaat, meskipun mungkin belum terasa pada saat ini.
Sebagai contoh, suatu saat setiap orang akan menjadi orang tua. Ilmu yang dimiliki tentu akan sangat membantu dalam membimbing generasi berikutnya, karena setiap generasi pasti akan melewati masa menuntut ilmu yang sama.
3. Dipermudah jalannya menuju surga.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya:
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699).
Hadis ini menunjukkan bahwa siapa pun yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu akan dimudahkan oleh Allah jalannya menuju surga. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya menuntut ilmu, hingga Allah menjanjikan kemudahan menuju surga-Nya bagi orang yang bersungguh-sungguh mencarinya.
Penulis: Javanda Afdesyia Harlic (XI PK2)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































