PIDIE JAYA – Suasana penuh kehangatan dan keberkahan menyelimuti kegiatan peringatan Nuzul Quran dan buka puasa bersama yang digelar oleh Keluarga Besar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 26 Pidie Jaya, Aceh, pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara yang mempertemukan segenap warga sekolah, para tamu undangan, serta masyarakat sekitar ini menjadi momentum istimewa di tengah kemuliaan bulan Ramadhan 1447 Hijriah, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan yang telah lama terjalin. (Jum’at, 13/03/26).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja keras dan dedikasi seluruh panitia yang dipimpin oleh Pebrianti Yuliarni, S.Sos., Gr. selaku Ketua Panitia. Di bawah koordinasinya yang penuh semangat, rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib, mencerminkan kesiapan dan profesionalisme seluruh tim panitia. Kepala SRT 26 Pidie Jaya, Dewi Juliana, S.Pd., beserta seluruh jajaran guru turut terlibat langsung sebagai panitia, menegaskan komitmen penuh seluruh keluarga besar SRT 26 dalam mensukseskan kegiatan mulia ini.
Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Pebrianti Yuliarni, S.Sos., Gr. menyampaikan bahwa acara ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai sarana mempererat jalinan silaturahmi yang sesungguhnya. “Acara yang sederhana namun penuh makna ini kami selenggarakan dengan satu tujuan mulia, yaitu mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di antara seluruh warga SRT 26 Pidie Jaya. Di bulan Ramadhan yang suci ini, kita diajak untuk kembali memperkuat fondasi kebersamaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita. Buka puasa bersama bukan hanya tentang menyantap hidangan saat berbuka, melainkan tentang merajut kembali benang-benang keakraban, saling mengenal lebih dalam, dan membangun komitmen bersama,” ujar Pebrianti dengan penuh ketulusan di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Peringatan Nuzul Quran dalam kegiatan ini menjadi pengingat yang sangat bermakna bagi seluruh peserta akan pentingnya Al-Quran sebagai pedoman hidup. Momentum turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW itu diperingati dengan penuh khidmat, mengajak segenap hadirin untuk merenungi kembali betapa agungnya karunia Allah SWT berupa kitab suci yang menjadi cahaya dan petunjuk sepanjang zaman. Suasana spiritual yang kental terasa mengalir di setiap sudut tempat berlangsungnya acara, membawa nuansa ketenangan dan kekhusyukan yang menginspirasi.
Tausiah yang disampaikan oleh Tgk. Syukrullah menjadi salah satu momen paling berkesan dalam acara tersebut. Beliau menekankan dengan tegas dan penuh hikmah tentang pentingnya pembinaan akhlak dan karakter bagi generasi muda, khususnya para siswa yang menimba ilmu di SRT 26 Pidie Jaya. Menurutnya, pendidikan sejati tidak cukup hanya dengan mencetak anak-anak yang cerdas secara intelektual, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki integritas tinggi.
“Anak-anak kita hari ini adalah penerus masa depan. Karena itu, pembinaan akhlak sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia.”
Pesan Tgk. Syukrullah tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh hadirin, termasuk para siswa yang dengan antusias menyimak setiap untaian kata yang disampaikan. Tausiah itu bagaikan oase di tengah padang gersang, menyirami jiwa-jiwa yang dahaga akan bimbingan dan motivasi. Para orang tua, guru, dan seluruh komponen yang hadir pun tampak terinspirasi untuk semakin bersinergi dalam mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak.
Kegiatan ini semakin terasa istimewa dengan hadirnya berbagai tamu undangan dari unsur pemerintahan dan kemasyarakatan yang memberikan dukungan nyata terhadap keberlangsungan SRT 26 Pidie Jaya.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, perwakilan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie Jaya, Bapak Kapolsek Trieng Gadeng, Bapak Babinsa, serta Bapak dan Ibu anggota Tagana yang selama ini menjadi mitra setia dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah ini.
Kehadiran Bapak dan Ibu Wali Asuh serta Wali Asrama yang penuh kasih sayang juga menambah kehangatan suasana. Merekalah sosok-sosok yang setiap hari tanpa henti mencurahkan perhatian dan kepedulian bagi para siswa di asrama, hadir menjadi keluarga kedua yang selalu ada di saat dibutuhkan. Tidak lupa, apresiasi yang sebesar-besarnya juga patut diberikan kepada Bapak dan Ibu dari pihak dapur yang telah bekerja keras mempersiapkan hidangan berbuka yang lezat dan bergizi, menjadi bagian tak terpisahkan dari kelancaran seluruh rangkaian acara.
Saat waktu berbuka tiba, seluruh hadirin bersama-sama menikmati hidangan buka puasa yang telah disiapkan dengan penuh keikhlasan. Momen berbuka bersama itu menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan, di mana senyum kebahagiaan terpancar dari wajah para siswa, guru, orang tua asuh, dan seluruh tamu undangan. Itulah keindahan sejati dari silaturahmi ketika perbedaan peran dan jabatan lebur dalam kebersamaan yang hangat, menghadirkan rasa kekeluargaan yang sungguh membekas di hati setiap orang yang hadir.
Kegiatan peringatan Nuzul Quran dan buka puasa bersama ini menjadi bukti nyata bahwa SRT 26 Pidie Jaya bukan sekadar lembaga pendidikan biasa, melainkan sebuah keluarga besar yang tumbuh bersama dalam nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan. Semoga momentum Ramadhan yang penuh berkah ini mampu menanamkan semangat baru bagi seluruh sivitas SRT 26 untuk terus berkarya dan berdedikasi demi mencetak generasi penerus Aceh dan Indonesia yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Aamiin Ya Rabbal ‘Aalamiin
By. Pebrianti Yuliarni
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































