Yogyakarta, 12 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses menggelar aksi nyata dalam mendukung agenda global melalui kegiatan observasi lapangan yang berfokus pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi masyarakat yang sebenarnya sekaligus merumuskan solusi strategis berbasis kearifan lokal di area Malioboro dan lingkungan kampus UNY. Melalui aksi ini, para mahasiswa mengintegrasikan tiga indikator utama SDGs, yaitu Tanpa Kemiskinan (Poin 1), Pendidikan Berkualitas (Poin 4), dan Pekerjaan Layak serta Pertumbuhan Ekonomi (Poin 8), sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Latar belakang kegiatan ini berakar dari urgensi pemenuhan target SDGs di era modern, yang kali ini diangkat melalui tema besar ”Trilogi Kesejahteraan: Strategi Menghapus Kemiskinan Melalui Kualitas SDM”. Berbeda dari seminar, para mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa bertindak langsung sebagai peserta sekaligus narasumber utama. Setelah melakukan observasi mendalam di lapangan, mereka mengolah data primer secara mandiri dan menarik kesimpulan objektif berdasarkan keadaan nyata di lapangan. Proses kolektif ini menempatkan mahasiswa sebagai penggerak literasi dan pemikir kritis yang mampu menganalisis dinamika sosial di sekitarnya.
Konten materi yang dipaparkan berfokus pada rantai kausalitas sosial, bagaimana pendidikan berkualitas yang dihadirkan di lingkungan UNY mampu menciptakan kesiapan kerja, yang pada akhirnya bermuara pada penyediaan lapangan pekerjaan yang layak guna mengikis angka kemiskinan seperti yang diamati di kawasan Malioboro. ”Kami melakukan observasi bahwa melalui pendidikan berkualitas maka tercipta pekerjaan yang layak sehingga dapat menghapus kemiskinan. Pendidikan berkualitas dan pekerjaan layak kami amati di lingkungan UNY, sedangkan potret perjuangan menghapus kemiskinan kami amati langsung di Malioboro,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa penyelenggara. Dampak kegiatan ini dirasakan langsung oleh mahasiswa yang terlibat, serta masyarakat dan pelaku usaha lokal di Malioboro yang menjadi mitra dialog. Keterkaitan erat antar-indikator ini membuktikan bahwa langkah awal pada SDGs Poin 4 (Pendidikan) secara otomatis akan mendorong capaian Poin 8 (Pekerjaan Layak) dan mengakselerasi penuntasan Poin 1 (Tanpa Kemiskinan).
Melalui inisiatif ini, Universitas Negeri Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengimplementasikan nilai-nilai SDGs dalam setiap bidang di perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas akademis semata, melainkan menjadi pemantik awal bagi riset-riset pengabdian masyarakat yang lebih luas di masa mendatang. Ke depan, prodi Pendidikan Bahasa Jawa UNY berkomitmen untuk melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga tanggap dan solutif terhadap isu-isu kesejahteraan sosial dan ekonomi nasional.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



































































