Serang – Tim dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hadi, Kabupaten Serang. Kegiatan ini berfokus pada pembentukan Unit Kegiatan Santri (UKS) Berbasis Pertanian Eco-Manajerial sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajerial, dan kewirausahaan santri melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.

Program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepemimpinan, praktik agribisnis ramah lingkungan, serta pengelolaan organisasi yang profesional dalam satu ekosistem pembelajaran yang aplikatif. Melalui pendekatan ini, santri tidak hanya memperoleh pengalaman bertani, tetapi juga dibekali kemampuan mengelola usaha secara terstruktur dan berorientasi pada keberlanjutan.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah edukasi pengelolaan keuangan dan analisis biaya tani. Materi ini diberikan sebagai respons terhadap kebutuhan santri dalam mengelola unit usaha pertanian secara mandiri, mulai dari pencatatan keuangan sederhana hingga pengambilan keputusan berbasis data.

Tim pelaksana yang terdiri atas Ani Apriani, Mina Wati Dewi, dan Aura Nabilah En Najla menekankan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola keuangan secara efektif. Literasi keuangan yang baik menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan usaha dan mencegah berbagai risiko seperti kesalahan alokasi modal maupun kebocoran finansial.
Dalam pelaksanaannya, UKS Berbasis Pertanian Eco-Manajerial dibangun melalui tiga komponen utama. Pertama, penguatan kepemimpinan dan budaya organisasi untuk meningkatkan kemampuan santri dalam mengelola kegiatan secara kolektif. Kedua, penerapan praktik pertanian berbasis eco-manajerial yang menggabungkan teknik budidaya ramah lingkungan dengan prinsip manajemen modern. Ketiga, edukasi pengelolaan keuangan dan analisis biaya tani guna memastikan seluruh aktivitas usaha dapat diukur, dievaluasi, dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Pada sesi pelatihan keuangan, para santri memperoleh pemahaman mengenai pencatatan arus kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, pengelolaan modal usaha, hingga analisis biaya produksi pertanian. Selain itu, peserta juga dikenalkan pada konsep Harga Pokok Produksi (HPP) dan analisis Break Even Point (BEP) untuk membantu mereka memahami tingkat keuntungan dan kelayakan usaha yang dijalankan.
Pendekatan eco-manajerial yang diterapkan dalam program ini juga mengedepankan efisiensi penggunaan sumber daya alam, pengurangan limbah pertanian, serta pemanfaatan bahan organik sebagai strategi menekan biaya produksi. Dengan demikian, santri tidak hanya memahami aspek ekonomi usaha, tetapi juga mampu menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan produksi.

Tim dosen PkM Manajemen Unpam Serang menyampaikan bahwa pembentukan UKS merupakan inti dari keseluruhan program pengabdian yang dilaksanakan. Melalui program ini, pesantren diharapkan memiliki unit usaha yang aktif, produktif, dan mampu memberikan nilai ekonomi nyata bagi lembaga maupun para santri yang terlibat.
Selain memberikan manfaat langsung bagi pesantren, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 terkait dosen berkegiatan di luar kampus dan IKU 5 mengenai hasil kerja dosen yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pihak Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hadi menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Pengurus pesantren menilai pembentukan UKS Berbasis Pertanian Eco-Manajerial menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki sekaligus meningkatkan kesiapan santri dalam mengelola usaha secara mandiri dan profesional.

Melalui kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pendidikan keagamaan ini, diharapkan lahir model pemberdayaan pesantren berbasis pertanian yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Ke depan, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi wirausahawan muda yang memiliki kompetensi manajerial, literasi keuangan yang baik, serta kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































