Purwakarta – Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di bulan Juni-Juli tahun ajaran 2026/2027, mahasiswa KKN UNSIKA melakoni program UMKM Go Digital di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Program ini bertujuan membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penerapan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS GoPay Merchant, penyusunan buku panduan penggunaan aplikasi, serta pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps.
Program ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa KKN dan pelaku UMKM yang menjadi sasaran pendampingan. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa melakukan observasi dan pendataan untuk mengetahui kondisi usaha serta tingkat pemanfaatan teknologi digital. Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, memiliki tiga dusun sehingga observasi dilakukan di seluruh wilayah tersebut agar luaran program dapat dirasakan secara merata. Pelaksanaan observasi dimulai di tanggal 29 Juni 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih menggunakan sistem pembayaran tunai dan belum mendaftarkan lokasi usahanya di Google Maps sehingga pelanggan baru mengalami kesulitan menemukan lokasi usaha.

Berdasarkan kondisi tersebut sebagai upaya solusi, diberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses pendaftaran dan aktivasi QRIS melalui GoPay Merchant. Jika aktivasi sudah selesai, dilakukan distribusi QRIS dan buku panduan di 18 Juli 2026. Setelah proses aktivasi selesai, setiap pelaku usaha memperoleh kode QRIS yang dapat digunakan sebagai alternatif pembayaran nontunai. Kehadiran sistem pembayaran digital ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan, mempercepat proses transaksi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.
Selain itu, mahasiswa menyusun dan membagikan buku panduan penggunaan GoPay Merchant sebagai media pembelajaran bagi pelaku UMKM. Buku panduan tersebut memuat langkah-langkah penggunaan aplikasi, cara menerima pembayaran melalui QRIS, melihat riwayat transaksi, serta mengatasi kendala yang mungkin terjadi sehingga pelaku UMKM dapat mengoperasikan layanan pembayaran digital secara mandiri dan berkelanjutan.

Sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas usaha, mahasiswa KKN turut membantu mendaftarkan lokasi UMKM ke Google Maps. Melalui layanan ini, informasi lokasi usaha menjadi lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun calon pelanggan yang mencari produk atau jasa secara daring. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan visibilitas usaha serta membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui program kerja UMKM Go Digital, mahasiswa KKN UNSIKA berharap pelaku UMKM di Desa Babakan mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha. Penerapan pembayaran digital, penyediaan buku panduan, dan pencantuman lokasi usaha pada Google Maps diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, mempermudah akses informasi bagi pelanggan, serta memperkuat daya saing UMKM dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.


Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































