TASIKMALAYA – Sebanyak 192 peserta mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) yang digelar Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pondok Pesantren Suryalaya, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi bukti konsistensi IAILM dalam mencetak pembina Pramuka yang profesional dan berkarakter.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, H. E. Koswara, S.IP., M.Si., di Gedung Aula Sukria Bakti Kampus IAILM Suryalaya, Sabtu (25/7/2026).
Upacara pembukaan turut dihadiri Wakil Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat Bidang Mental, Spiritual dan Budaya, Kak Dr. Hj. Sri Nurhayati., M.Si., Wakil Rektor III IAILM Dr. Wawan Kusnawan, M.S.I., Ketua Gugusdepan 02.107–02.108 Pangkalan IAILM, Dr. H. Suhrowardi, M.Ag., Dekan Fakultas Tarbiyah Oyib Sulaeman, M.S.I., Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Pagerageung Ade Dedi, S.Ag., M.T., Waka Binawasa Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya, Kapusdiklat Sukapura, para pelatih, serta unsur panitia pelaksana.
Ketua Panitia, Dr. H. Suhrowardi, M.Ag., melaporkan bahwa peserta KMD tahun ini berjumlah 178 mahasiswa yang berasal dari tiga program studi di Fakultas Tarbiyah, yakni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Sementara itu, 14 peserta mengikuti KML yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Suhrowardi, penyelenggaraan KMD dan KML merupakan hasil sinergi yang telah terjalin selama puluhan tahun antara IAILM Suryalaya dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya beserta Korps Pelatih Pusdiklat Sukapura.
“Sejak tahun 1995, lebih dari tiga dekade IAILM Suryalaya berkiprah melahirkan pembina-pembina Pramuka yang berkualitas melalui pendidikan dan pelatihan KMD maupun KML. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kwarcab dan Korps Pelatih yang terus membersamai proses pembinaan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAILM, Oyib Sulaeman, M.S.I., menegaskan bahwa KMD merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah sebagai bentuk komitmen kampus dalam menyiapkan calon pembina Pramuka yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan mendidik karakter peserta didik di sekolah maupun madrasah.
“Mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan kepemimpinan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai kepramukaan sebagai bekal ketika terjun ke dunia pendidikan. Harapannya, mereka mampu melahirkan generasi yang cageur, bageur, pinter, dan singer,” katanya.

Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, H. E. Koswara, S.IP., M.Si., dalam sambutannya memberikan penghargaan tinggi kepada IAILM Suryalaya yang dinilainya konsisten menjadi perguruan tinggi yang mewajibkan mahasiswa Fakultas Tarbiyah mengikuti KMD.
“Sudah hampir 30 tahun IAILM Suryalaya menyelenggarakan KMD secara berkesinambungan. Ribuan alumni telah lahir dari kampus ini dan menjadi pembina Pramuka di berbagai sekolah maupun madrasah,” ungkapnya.
Menurutnya, KMD dan KML bukan sekadar kursus kepramukaan, melainkan wahana pembentukan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta pembinaan akhlakul karimah bagi para calon pembina.
Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar secara sungguh-sungguh, memperluas wawasan, serta membangun jejaring persaudaraan antarpeserta.
“Jadilah pembina yang mampu menjadi teladan. Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Pegang teguh Tri Satya dan Dasa Darma dalam setiap pengabdian. Tidak ada kata lelah dalam beribadah dan mengabdi. Berbakti Tanpa Henti,” pesannya.
Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Sukapura Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya Kak H. Roni Noeroni, S.Pd., menyampaikan bahwa KMD dan KML di IAILM Suryalaya ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Juli 2026, dengan sepenuhnya nara sumber dan pemateri dari Korp Pelatih Pusdiklatcab Sukapura.
“Kami dari Pusdiklatcab sepenuhnya bertanggung dalam membina, membimbing dan memberikan materi kepada peserta, selama enam hari Peserta KMD akan mengikuti pembelajaran dengan pembagian waktu tiga hari di ruangan dan tiga hari kegiatan di alam terbuka, sedangkan peserta KML menjalani seluruh rangkaian kegiatan di alam terbuka selama enam hari penuh.”pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, IAILM Suryalaya meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak sarjana pendidikan, tetapi juga membentuk calon pendidik yang berjiwa kepemimpinan, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat melalui Gerakan Pramuka.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































