Kota Bima – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Kota Bima melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima, Senin (13/7/2026). Mengusung tema “Satu Pramuka Satu Pohon, Tanam Pohon Tanam Karakter”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian lingkungan sekaligus membangun karakter generasi muda yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima selaku Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) POM Kota Bima, pembina Pramuka, instruktur Saka POM, serta anggota Saka POM Pangkalan MAN 2 Kota Bima. Seluruh peserta secara bersama-sama melakukan penanaman bibit pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol komitmen untuk menjaga bumi sekaligus menginspirasi gerakan penghijauan di lingkungan pendidikan.
Gerakan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Saka POM Kota Bima kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada edukasi keamanan obat dan makanan, tetapi juga mendorong terbentuknya karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan hidup. Melalui aksi sederhana namun bermakna tersebut, setiap anggota diajak menanam dan merawat minimal satu pohon sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Setelah mengikuti pengarahan singkat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, para anggota Saka POM bersama pembina dan instruktur mulai menanam bibit pohon di sejumlah titik yang telah disiapkan di area sekolah. Kegiatan tidak hanya menjadi aksi seremonial, tetapi juga disertai komitmen seluruh peserta untuk merawat pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ketua Mabisaka POM Kota Bima, Adjis Sandjaya, mengatakan bahwa gerakan penanaman pohon memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menambah ruang hijau. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan media pembelajaran karakter yang mengajarkan tanggung jawab, kepedulian, kesabaran, serta semangat menjaga kelestarian lingkungan sejak usia muda.
“Satu pohon yang kita tanam hari ini mungkin baru memberikan keteduhan beberapa tahun ke depan. Namun, nilai yang kita tanam dalam diri setiap anggota Pramuka akan tumbuh mulai hari ini. Semoga pohon yang ditanam dapat memberikan manfaat bagi manusia, hewan, dan seluruh makhluk hidup lainnya. Selama pohon tersebut terus memberi manfaat, insya Allah akan menjadi amal jariyah atau sedekah yang pahalanya terus mengalir bagi siapa pun yang menanam dan merawatnya,” ujar Adjis saat memberikan motivasi kepada para anggota Saka POM.
Ia menambahkan bahwa gerakan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka, khususnya darma kedua, yaitu “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.” Nilai tersebut mengajarkan bahwa seorang Pramuka tidak hanya memiliki kepedulian terhadap sesama manusia, tetapi juga bertanggung jawab menjaga kelestarian alam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.
Menurut Adjis, kepedulian terhadap lingkungan merupakan investasi bagi masa depan. Pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara, menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, mengurangi risiko banjir dan erosi, serta menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman. Oleh karena itu, membiasakan generasi muda untuk menanam dan merawat pohon merupakan langkah strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bahwa menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari tindakan besar. Menanam satu pohon dan merawatnya hingga tumbuh dengan baik merupakan bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan oleh setiap individu. Semangat inilah yang ingin ditanamkan kepada seluruh anggota Saka POM agar mereka menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Selain memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan antara anggota Saka POM, pembina, instruktur, dan pegawai Balai POM di Bima. Melalui kerja sama dalam proses penanaman pohon, para anggota belajar tentang pentingnya gotong royong, kepemimpinan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan hidup.
Gerakan “Satu Pramuka Satu Pohon, Tanam Pohon Tanam Karakter” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata, tetapi menjadi budaya yang terus dilaksanakan oleh anggota Saka POM Kota Bima. Setiap pohon yang tumbuh diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Saka POM Kota Bima kembali menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan di bidang keamanan obat dan makanan, tetapi juga melalui pembentukan karakter yang berlandaskan kepedulian terhadap lingkungan, semangat pengabdian, dan nilai-nilai kepramukaan. Dengan tumbuhnya karakter tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berintegritas, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian alam sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































