Samarinda – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN harus mampu menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan dan investasi di Provinsi Kalimantan Timur. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur serta Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Jumat (12/06/2026).
Menurut Wamen Ossy, posisi Kalimantan Timur saat ini sangat strategis karena menjadi lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi tersebut menjadikan daerah ini sebagai pusat perhatian nasional maupun internasional, sehingga pelayanan pertanahan dan tata ruang dituntut mampu mendukung percepatan pembangunan sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dan investor.
“ATR/BPN harus terus menjadi solusi atas pembangunan di Kalimantan Timur. Di tengah berbagai regulasi yang ada, kita harus tetap menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan pasti,” tegas Wamen Ossy.
Ia menjelaskan bahwa Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, secara konsisten menekankan bahwa sebagian besar tugas Kementerian ATR/BPN berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Oleh karena itu, kualitas layanan pertanahan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Wamen Ossy meminta seluruh jajaran untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi layanan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Menurutnya, kemudahan akses informasi, kecepatan pelayanan, serta kepastian proses harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan pertanahan.
“Kita perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lakukan inovasi yang sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing dan identifikasi area layanan yang masih dapat diperbaiki demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo. Ia juga meninjau langsung loket pelayanan Kantah Kota Samarinda untuk memastikan proses pelayanan berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat.
Saat berinteraksi dengan para pemohon yang sedang mengurus layanan pertanahan, Wamen Ossy mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan resmi yang tersedia di Kantor Pertanahan serta tidak bergantung pada pihak perantara dalam mengurus keperluan pertanahan.
“Mohon dukungannya untuk kami. Jika ada permasalahan pertanahan, datanglah langsung ke kantor agar persoalannya lebih mudah dipahami dan diselesaikan tanpa harus melalui pihak lain,” pesannya kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Wamen Ossy juga menyerahkan 15 sertipikat tanah kepada masyarakat. Sertipikat tersebut terdiri atas sertipikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan sertipikat tanah wakaf.
Melalui kunjungan ini, Kementerian ATR/BPN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan responsif, sekaligus mendukung pembangunan strategis di Kalimantan Timur sebagai kawasan penyangga sekaligus lokasi Ibu Kota Nusantara.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































