BANYUMAS — Mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Telkom Purwokerto menggelar kegiatan sosialisasi pengenalan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Rumah Literasi Desa Tambaksogra, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini hadir sebagai respons atas masih rendahnya pemahaman anak-anak usia sekolah terhadap teknologi AI yang kini semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi bertajuk “Kenalan dengan AI: Belajar Ngobrol dengan Teknologi Pintar” ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, yaitu pada 18, 25, dan 26 April 2026, bertempat di Rumah Literasi Desa Tambaksogra mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan tim mahasiswa yang terdiri atas Dimas Akal Hernanda, Fahrial Aufa Ramadhan, Alfin Andriansyah, Daffa Aryaputra.

Pada pertemuan pertama, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar AI beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus diajak langsung mempraktikkan penggunaan chatbot berbasis AI. Pertemuan kedua memperkenalkan teknologi Generative AI untuk membuat gambar, termasuk cara menulis prompt yang baik dan efektif. Sementara pada pertemuan ketiga, seluruh materi dipadukan melalui studi kasus, disertai edukasi mengenai etika penggunaan AI, pentingnya verifikasi informasi, serta sesi diskusi dan evaluasi akhir bersama peserta.
Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah active learning, di mana peserta tidak hanya menyimak materi secara pasif, tetapi langsung mempraktikkan penggunaan AI melalui ponsel pintar masing-masing dengan pendampingan para fasilitator. Pendekatan ini dirancang agar konsep AI yang kerap dianggap rumit dapat dipahami secara mudah, menyenangkan, dan relevan dengan keseharian peserta.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya sekadar menggunakan teknologi, tapi juga paham cara kerjanya, tahu batasannya, dan bisa bersikap kritis terhadap informasi yang mereka dapatkan dari AI,” ujar Fahrial Aufa Ramadhan, koordinator tim pelaksana.

Antusiasme peserta terlihat nyata sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, mencoba berbagai percakapan dengan chatbot AI, hingga berkreasi membuat gambar menggunakan teknologi generatif. Rumah Literasi Desa Tambaksogra sendiri memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan tempat hingga pendampingan selama program berlangsung.
Respons peserta terhadap kegiatan ini pun sangat positif. Dari hasil kuesioner yang diisi oleh 36 peserta, sebanyak 80,6 persen menyatakan bahwa materi sosialisasi bermanfaat bagi mereka, dan tidak ada satu pun peserta yang memberikan tanggapan negatif.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program Informatika untuk Masyarakat Universitas Telkom Purwokerto, yang bertujuan menghadirkan manfaat nyata ilmu teknologi bagi masyarakat luas. Tim berharap program ini dapat menjadi model edukasi yang mudah direplikasi di sekolah maupun komunitas lain, guna mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkannya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer







































































