GRESIK — Tim mahasiswa Sub Kelompok 4 KKN R17 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan psikoedukasi bertajuk “Ibu Bahagia, Keluarga Harmonis: Pengelolaan Stres dan Keseimbangan Emosi” bagi kader PKK Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para ibu mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah berbagai tuntutan peran dalam keluarga dan masyarakat.
Program dilaksanakan oleh mahasiswa lintas program studi, yaitu Deviany Iqlima Aisyah R., Ayu Nur Azizah, Ibra Amazil, dan Arrezel Dzakiy Putra Dafa. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mempraktikkan teknik sederhana untuk mengelola stres, seperti deep breathing, time-out, dan self-talk positif.
Menurut Arrezel Dzakiy Putra Dafa, kemampuan mengelola emosi menjadi bekal penting bagi para ibu agar tetap mampu menjalankan berbagai peran tanpa mengabaikan kesehatan mental. “Ketika ibu mampu mengendalikan stres dengan baik, suasana keluarga juga akan menjadi lebih harmonis,” ujarnya.
Evaluasi terhadap 31 peserta menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 81,94 pada pre-test menjadi 96,77 pada post-test, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan.
Sebagai tindak lanjut, tim KKN menyerahkan Modul Pengelolaan Stres dan Regulasi Emosi kepada pemerintah desa dan pengurus PKK sebagai bahan edukasi berkelanjutan. Diharapkan program ini dapat membantu kader PKK menyebarluaskan pengetahuan mengenai kesehatan mental kepada masyarakat serta mendukung terciptanya keluarga yang lebih sehat dan harmonis.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































