Malili, Luwu Timur – 14 Juli 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, memaparkan program kerja unggulan bertajuk “Optimalisasi Program Penguatan Produk Kakao Melalui Digitalisasi dan Re-branding UMKM di Desa Laskap” dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Laskap, Selasa (14/7/2026).
Program tersebut dirancang sebagai upaya pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan identitas merek. Melalui pendekatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap produk kakao Desa Laskap mampu meningkatkan daya saing serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini menjadi salah satu fokus utama mahasiswa KKN-T selama masa pengabdian, mengingat kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang banyak diusahakan oleh pelaku UMKM di Desa Laskap. Namun demikian, pengelolaan produk olahan kakao di desa ini dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari minimnya pemanfaatan platform digital untuk pemasaran, identitas merek (branding) yang belum optimal, hingga belum tersusunnya standar operasional dalam proses produksi. Berdasarkan hasil observasi awal dan diskusi bersama pemerintah desa serta pelaku UMKM, mahasiswa KKN-T mengidentifikasi bahwa sebagian besar pemasaran produk masih dilakukan secara konvensional sehingga potensi pasar digital belum dimanfaatkan secara optimal.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas menginisiasi program yang bertujuan mengoptimalkan dan memperkuat produk kakao UMKM di Desa Laskap melalui tiga pendekatan utama, yaitu digitalisasi pemasaran, peningkatan kapasitas usaha, dan pengembangan identitas merek (branding). Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk kakao lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Melalui program ini, mahasiswa menargetkan tersusunnya identitas merek yang lebih kuat, kemasan produk yang lebih menarik, akun marketplace yang lebih optimal, dokumen business plan, standar operasional prosedur (SOP) produksi, serta berbagai materi promosi digital yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap selama masa pelaksanaan KKN-T Universitas Hasanuddin melalui pendampingan intensif kepada pelaku UMKM kakao, mulai dari tahap identifikasi kebutuhan, perancangan strategi, implementasi program, hingga evaluasi hasil kegiatan.
Dalam pemaparannya di hadapan aparat desa dan masyarakat, mahasiswa KKN-T menjabarkan sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program ini, di antaranya:
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan setiap UMKM dampingan memiliki identitas merek yang lebih kuat, desain kemasan yang lebih menarik, media promosi digital yang siap digunakan, dokumen business plan, SOP produksi, serta sistem pemasaran digital yang lebih efektif untuk mendukung pengembangan usaha dalam jangka panjang.
Seminar program kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Laskap, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat serta Pelaku UMKM kakao setempat. Mereka menyambut baik program yang diusung mahasiswa KKN-T dan berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kakao di Desa Laskap.
1. Penyusunan Strategi Pemasaran Digital
Mahasiswa akan mendampingi pelaku UMKM kakao dalam menyusun strategi pemasaran berbasis digital serta mengoptimalkan akun dan etalase produk pada platform marketplace melalui penyempurnaan deskripsi, foto produk, pengaturan harga, dan kategori yang sesuai dengan karakteristik produk serta target pasar, sehingga mampu memperluas jangkauan konsumen di luar wilayah desa, meningkatkan visibilitas, dan membangun kepercayaan pembeli daring.
2. Pembuatan Konten Promosi
Kegiatan ini meliputi produksi konten visual dan tulisan untuk kebutuhan promosi produk kakao UMKM di berbagai platform media social, sebagai upaya meningkatkan eksposur dan daya Tarik produk kepada calon konsumen.
3. Penyusunan Business Plan
Program ini mencakup pendampingan penyusunan rencana usaha (business plan) yang terstruktur sebagai panduan bagi pelaku UMKM dalam mengelola dan mengembangkan usahanya secara lebih terarah dan berkelanjutan.
4. Pendampingan Proses Produksi
Mahasiswa akan melakukan pendampingan langsung pada proses produksi olahan kakao guna memastikan kualitas dan konsistensi produk yang dihasilkan oleh UMKM.
5. Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP)
Untuk mendukung konsistensi mutu produk akan disusun SOP produksi yang dapat dijadikan acuan baku bagi pelaku UMKM dalam menjalankan setiap tahapan produksi
6. Pengembangan Desain Grafis, Kemasan, dan Media Promosi
Mahasiswa akan merancang ulang desain kemasan produk dengan pendekatan story branding yang mengangkat nilai cerita serta identitas lokal Desa Laskap, sekaligus menyusun brosur promosi yang informatif dan menarik sebagai pendukung strategi pemasaran. Upaya ini bertujuan memperkuat identitas produk, meningkatkan daya tarik emosional di mata konsumen, serta mendukung kegiatan promosi pada acara desa maupun pameran produk lokal.
“Kami sangat menyambut baik program ini. Harapan saya, mahasiswa KKN bisa membantu menyempurnakan desain kemasan, branding, sistem penjualan, hingga membantu format laporan keuangan produk UMKM kakao ini, supaya usaha masyarakat bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Herman Zein.
Sejalan dengan hal tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T Desa Laskap, Dr. Nurmala Sari, S.K.M., M.Kes., M.A., juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Mahasiswa, Pemerintah Desa, dan Pelaku UMKM agar program yang dirancang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi, di mana masyarakat serta pelaku UMKM turut menyampaikan masukan terkait kebutuhan dan kendala yang selama ini dihadapi dalam memasarkan produk kakao mereka. Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan mahasiswa KKN-T dalam menyempurnakan pelaksanaan program, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan pelaku UMKM dan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Laskap.
Melalui program “Optimalisasi Program Penguatan Produk Kakao Melalui Digitalisasi dan Re-branding UMKM”, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap program ini menjadi langkah awal bagi penguatan kapasitas UMKM kakao Desa Laskap sehingga manfaatnya tetap dirasakan masyarakat setelah masa KKN-T berakhir
Tentang KKN-T Universitas Hasanuddin
Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan serta kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan.
Kelompok KKN-T Universitas Hasanuddin
Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































