TANGERANG SELATAN – Sampah rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Selama ini, Bank Sampah Pondok Berkah baru berfokus pada pengumpulan dan penjualan sampah anorganik, seperti botol plastik, kardus, dan kertas bekas kepada pengepul, sedangkan sampah organik belum dikelola secara optimal. Kondisi tersebut mendorong Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah sejak dari rumah melalui Bank Sampah Pondok Berkah.
Kegiatan ini dimulai sejak Mei 2026, bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 pada skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kemendiktisaintek, dengan judul kegiatan “Sistem Pengelolaan Terpadu Bank Sampah Pondok Berkah sebagai Upaya Reduksi Limbah dan Penguatan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Benda Baru Kota Tangerang Selatan.”
Tim UPN “Veteran” Jakarta yang terdiri atas Khusnul Khatimah, S.P., M.Si., Dr. Indri Arrafi Juliannisa, S.E., M.E., dan Ir. Harditriyono Putra, S.T., M.T., bersama mahasiswa, menyelenggarakan sosialisasi yang diikuti oleh pengurus Bank Sampah Pondok Berkah, serta masyarakat RW 17 Kelurahan Benda Baru sebagai nasabah Bank Sampah. Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber, mulai dari mengenali jenis sampah, teknik pemilahan sampah organik dan anorganik, hingga manfaat lingkungan dan ekonomi yang dapat diperoleh apabila masyarakat membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah.

Ketua Tim pelaksana, Khusnul Khatimah, S.P., M.Si, menjelaskan bahwa keberadaan Bank Sampah selama ini masih sering dipahami hanya sebagai tempat mengumpulkan sampah yang dapat dijual. Padahal, fungsi Bank Sampah jauh lebih luas sebagai pusat edukasi masyarakat dalam membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap lingkungan.
“Bank Sampah bukan sekadar tempat menabung sampah. Yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah. Ketika kebiasaan itu terbentuk, pengelolaan sampah akan menjadi lebih mudah, lingkungan menjadi lebih bersih, dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Khusnul.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti diskusi. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai cara memilah sampah yang benar, jenis sampah yang dapat disetorkan ke Bank Sampah, hingga mekanisme pencatatan tabungan sampah. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga.

Dalam pemaparannya, tim pengabdian juga menjelaskan bahwa pemilahan sampah sejak dari rumah merupakan langkah awal menuju sistem pengelolaan sampah terpadu. Sampah anorganik yang telah dipilah dapat disetorkan ke Bank Sampah, sedangkan sampah organik dapat dimanfaatkan lebih lanjut menjadi produk yang bernilai melalui berbagai inovasi pengolahan.
Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui perubahan perilaku masyarakat, volume sampah yang dikirim ke TPA diharapkan semakin berkurang, sementara nilai ekonomi sampah dapat terus meningkat.
Ke depan, Tim Pengabdian UPN “Veteran” Jakarta akan melanjutkan pendampingan kepada Bank Sampah Pondok Berkah melalui pelatihan pengolahan sampah organik, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular. Dengan demikian, Bank Sampah Pondok Berkah diharapkan berkembang tidak hanya sebagai tempat menabung sampah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang mampu menginspirasi wilayah lain.
Oleh: Tim Pengabdian kepada Masyarakat UPN “Veteran” Jakarta
1. Khusnul Khatimah
2. Indri Arrafi Juliannisa
3. Harditriyono Putra
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































