JAKARTA – Kompleksitas menjaga pola makan dan menghitung kalori di era modern kerap menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin memulai gaya hidup sehat. Menjawab tantangan tersebut, sebuah terobosan teknologi canggih berhasil diciptakan oleh inovator muda asal Aceh, Ahmad Hafidz Susanto. Melalui pemikiran visionernya, mahasiswa yang akrab disapa Hafiz ini merancang dan mengembangkan Takarin, sebuah aplikasi revolusioner berbasis Artificial Intelligence (AI) yang menyederhanakan pemantauan gizi harian.
Daya tarik utama dari aplikasi gagasan Hafiz ini terletak pada fitur pengenalan visual cerdasnya. Pengguna tidak perlu lagi repot menimbang makanan atau menerka-nerka jumlah kalori. Cukup dengan memotret hidangan, teknologi AI di dalam Takarin secara otomatis mendeteksi objek, menghitung total kalori, serta membedah komposisi makronutrisi (protein, karbohidrat, dan lemak) secara instan.
Lebih dari sekadar kalkulator visual, inovasi ini selangkah lebih maju dengan hadirnya ‘Taka’, sebuah AI Chatbot interaktif yang terintegrasi di dalam aplikasi. Taka dirancang layaknya asisten gizi pribadi yang siap diajak berdiskusi 24 jam mengenai batas defisit kalori, rekomendasi menu, hingga tips konsistensi diet yang dipersonalisasi.
Dalam mengeksekusi visi besarnya agar karya ini dapat menjangkau masyarakat luas secara profesional, Hafidz tidak berjalan sendiri. Ia dibantu oleh tim strategis yang terdiri dari Cut Putro Humaira, Rakha Rizki Tjandrasa, dan Fathi Syabab. Tim ini berperan penting dalam merapikan struktur komunikasi, mengemas formulasi ide, dan memastikan inovasi teknologi ciptaan Hafiz dapat tersampaikan dengan matang dan siap diakses oleh publik.
Karya ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda daerah dengan akar semangat yang membentang dari Subulussalam hingga Langsa mampu menjadi pelopor inovasi digital di kancah nasional. Sebagai mahasiswa ITPLN yang memang terbiasa mengintegrasikan berbagai platform AI, Hafiz membuktikan bahwa teknologi masa depan dapat diaplikasikan untuk memecahkan masalah kesehatan preventif sehari-hari.
Dilengkapi dengan pelacakan asupan air minum dan metrik pencapaian (streak) harian, Takarin kini hadir sebagai ekosistem kesehatan masa depan. Inovasi tunggal dari ujung barat Indonesia ini membawa pesan optimis: akses menuju gaya hidup sehat, teredukasi, dan terukur kini bukan lagi hal yang rumit, melainkan realitas yang bisa digenggam siapa saja berkat kecerdasan buatan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





































































