CIREBON — Di usia 18 tahun, ketika sebagian anak muda masih berada dalam tahap mencari arah untuk masa depan, Fadhlan Zahirul Haq justru mulai membangun karier dan bisnisnya sendiri di industri kreatif digital.
Fadhlan merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon, Program Studi S1 Manajemen. Di tengah kesibukannya menjalani perkuliahan, ia saat ini memiliki 7 client yang masih berjalan hingga sekarang.
Namun, pencapaian tersebut bukan satu-satunya hal yang sedang ia bangun.
Fadhlan juga tengah merintis sebuah agency kreatif yang berfokus pada editing dan kebutuhan konten digital bernama Editra.
Editra dibangun sebagai langkah Fadhlan untuk membawa pekerjaan kreatifnya ke level yang lebih profesional. Bukan lagi sekadar mengerjakan project secara individu, tetapi mulai membangun sebuah brand dan sistem kerja yang suatu hari dapat berkembang menjadi agency yang lebih besar.
Dalam menjalankan pekerjaannya, Fadhlan tidak hanya berfokus pada editing video.
Ia mulai mengambil berbagai peran dalam proses kreatif, mulai dari script writing, content planning, shooting, video editing, desain visual, hingga mengarahkan strategi media sosial sesuai kebutuhan masing-masing client.
Hal tersebut membuat tujuh client yang masih berjalan saat ini memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda-beda.
Di satu sisi, Fadhlan harus menjaga kualitas pekerjaan dan kepercayaan dari setiap client.
Di sisi lain, ia tetap menjalankan aktivitasnya sebagai mahasiswa Manajemen di Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Kuliah berjalan. Client berjalan. Dan di saat yang sama, sebuah agency sedang dibangun dari nol.
Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah.
Ada deadline yang harus dikejar, revisi yang harus diselesaikan, ide yang harus terus dicari, serta tanggung jawab untuk memastikan setiap client mendapatkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi mereka.
Namun, justru dari proses tersebut Fadhlan mulai belajar bahwa membangun bisnis kreatif bukan hanya tentang kemampuan teknis.
Dibutuhkan juga kemampuan berkomunikasi, memahami kebutuhan client, mengatur waktu, menjaga kepercayaan, mengambil keputusan, dan terus berkembang.
Dan mungkin, di sinilah latar belakangnya sebagai mahasiswa Manajemen mulai menemukan relevansinya.
Apa yang dipelajari di ruang kelas perlahan bertemu dengan pengalaman nyata di lapangan.
Di usia 18 tahun, Fadhlan belum menganggap tujuh client tersebut sebagai sebuah pencapaian akhir. Begitu pula dengan Editra. Keduanya adalah titik awal.
Tujuh client menjadi bukti bahwa kemampuan yang ia miliki dapat dipercaya dan memiliki nilai di dunia kerja. Sementara Editra menjadi langkah berikutnya untuk mengubah kemampuan tersebut menjadi sebuah bisnis yang dapat berkembang.
Dari seorang mahasiswa Manajemen berusia 18 tahun Fadhlan Zahirul Haq sedang membangun lebih dari sekadar portofolio. Ia sedang membangun pengalaman, jaringan, reputasi, dan sebuah agency yang ia harapkan dapat tumbuh bersama dirinya.
Hari ini, ada tujuh client yang masih berjalan.Hari ini, ada Editra yang sedang ia bangun.Dan jika perjalanan ini terus berlanjut tujuh mungkin hanyalah angka pertama dari sesuatu yang jauh lebih besar.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































