MALANG – Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Bromo Bestari melaksanakan serangkaian program revitalisasi infrastruktur dan fasilitas pendukung di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, selama Juli 2026. Program yang dilaksanakan bersama pemerintah desa, perangkat dusun, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, serta masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan, keselamatan, produktivitas pertanian, hingga mendukung pengembangan ekonomi dan pariwisata desa.
Program revitalisasi tersebut disusun berdasarkan hasil observasi lapangan yang menunjukkan masih terdapat sejumlah kebutuhan masyarakat, mulai dari terbatasnya penerangan jalan, rendahnya visibilitas pada beberapa titik rawan kecelakaan, kebutuhan penerapan teknologi sederhana di sektor pertanian, hingga perlunya penguatan identitas UMKM dan penyediaan sarana informasi bagi wisatawan. Berangkat dari kondisi tersebut, tim KKN-PPM UGM Bromo Bestari merancang berbagai program yang saling melengkapi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas publik secara berkelanjutan.
Sebagai bentuk peningkatan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, tim KKN melaksanakan pemasangan lampu penerangan jalan pada beberapa titik yang minim pencahayaan di Dusun Besuki pada 24–25 Juli 2026. Program ini dilanjutkan dengan revitalisasi jembatan di Dusun Kunci pada 26–27 Juli 2026 melalui pengecatan ulang menggunakan warna yang lebih kontras untuk meningkatkan visibilitas bagi pengguna jalan. Selain itu, pada 29 Juli 2026 mahasiswa juga memasang cermin cembung di salah satu persimpangan jalan tanjakan di Dusun Besuki yang memiliki keterbatasan jarak pandang. Kehadiran ketiga fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas masyarakat sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas.
Tim KKN juga menghadirkan inovasi sederhana di sektor pertanian melalui pemasangan sistem penyiraman sprinkler di lahan hortikultura milik salah satu petani di Dusun Besuki pada 12 Juli 2026. Sistem penyiraman ini dirancang untuk mendistribusikan air secara lebih merata, meningkatkan efisiensi penggunaan air, serta mengurangi waktu dan tenaga yang dibutuhkan dalam proses penyiraman. Melalui penerapan teknologi tepat guna tersebut, petani diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan budidaya dengan sistem irigasi yang lebih efektif dan mudah diterapkan.

Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat turut diwujudkan melalui revitalisasi plang UMKM Brogger HandyCraft di Dusun Kunci pada 22 Juli 2026. Mahasiswa melakukan pembaruan desain identitas usaha dan memasang plang baru yang lebih menarik, informatif, dan mudah terlihat oleh masyarakat. Revitalisasi ini diharapkan mampu memperkuat citra UMKM sekaligus meningkatkan daya tarik usaha sebagai salah satu produk kerajinan lokal Desa Wringinanom.
Pada hari yang sama, tim KKN juga mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui pengadaan plang penunjang peta desa wisata yang ditujukan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Sebanyak tiga plang berbahan kayu dipasang di beberapa titik strategis, sementara satu plang utama berbahan besi dipasang sebagai pusat informasi kawasan wisata. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah wisatawan memperoleh informasi lokasi destinasi sekaligus mendukung pengelolaan desa wisata yang lebih informatif, profesional, dan ramah pengunjung.

Seluruh rangkaian program revitalisasi dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-PPM UGM Bromo Bestari, Pemerintah Desa Wringinanom, perangkat dusun, Pokdarwis, pelaku UMKM, petani, serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai pihak dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, menjadi wujud semangat gotong royong dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara partisipatif.
Melalui serangkaian program tersebut, KKN-PPM UGM Bromo Bestari tidak hanya berupaya memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, produktif, informatif, dan berdaya saing. Diharapkan berbagai fasilitas yang telah direvitalisasi dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Wringinanom.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































