Langkah besar sering kali dimulai dari sebuah ketertarikan sederhana yang kemudian dirawat dengan konsistensi. Hal itu tergambar dari perjalanan Zaidan Tsany Mafaza, atau akrab disapa Zidan, alumni MAN 1 Yogyakarta kelas XII C yang berhasil membuka jalan menuju pendidikan tinggi internasional.
Berbekal semangat belajar dan persiapan yang matang, Zidan berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama, baik dalam maupun luar negeri. Ia mendapatkan kesempatan melanjutkan studi di Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Program Studi Hubungan Masyarakat, Universitas Brawijaya (UB) pada Program Studi Administrasi Bisnis, serta dua universitas bergengsi di Malaysia, yakni Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Malaya (UM), keduanya pada bidang Accounting. Seluruh proses penerimaan tersebut ditempuh melalui jalur mandiri.
Dari berbagai pilihan yang tersedia, Zidan akhirnya menetapkan pilihan kepada Universiti Malaya. Baginya, UM memiliki daya tarik tersendiri karena dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Asia Tenggara dengan jaringan akademik yang luas hingga tingkat internasional.
“Sejak awal memang sudah mengincar Malaya. Universitas di Indonesia saya daftarkan sebagai pilihan sambil menunggu Letter of Acceptance (LOA) dari kampus luar negeri,” ujar Zidan.
Sempat menerima LOA dari UUM lebih dahulu, Zidan mengaku tidak terlalu mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan. Ketika LOA dari Universiti Malaya akhirnya diterima, ia langsung mantap melanjutkan perjalanan akademiknya di kampus tersebut.
Ketertarikannya pada bidang Accounting mulai tumbuh ketika duduk di kelas XII. Minat tersebut kemudian menjadi alasan utama baginya memilih jurusan tersebut sebagai bidang studi lanjutan. Menurutnya, ilmu akuntansi memiliki peran penting dalam dunia bisnis dan pengelolaan keuangan, sehingga menjadi bidang yang menarik untuk dipelajari lebih mendalam.
Persiapan menuju perguruan tinggi luar negeri telah dilakukan Zidan sejak awal kelas XII. Ia aktif mencari berbagai informasi melalui banyak sumber, mulai dari situs resmi universitas, media sosial, informasi dari alumni, hingga mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris melalui IELTS.
“Yang saya lakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai platform. Mulai dari website kampus langsung, media sosial, informasi alumni, dan persiapan IELTS,” ungkapnya.

Menariknya, perjalanan tersebut ia jalani tanpa hambatan besar yang membuatnya menyerah. Zidan bersyukur karena proses persiapannya berjalan dengan baik. Dukungan penuh dari keluarga, terutama orang tua, menjadi salah satu faktor penting yang menguatkan langkahnya.
Bagi Zidan, keputusan melanjutkan studi ke luar negeri bukan hanya tentang mendapatkan pendidikan di lingkungan baru, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi tantangan. Sebelum keberangkatan, ia kini mempersiapkan berbagai hal, mulai dari mental, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru, hingga memahami sistem pembelajaran di Malaysia.
Rencananya, Zidan akan mulai menjalani perkuliahan pada 27 September 2026. Ia dijadwalkan terbang ke Malaysia sekitar tanggal 20 September 2026 dan akan tinggal di apartemen selama menempuh pendidikan.
Dalam perjalanan menentukan arah masa depan, orang tua menjadi sosok yang paling berpengaruh bagi Zidan. Dukungan dan kepercayaan keluarga menjadi energi besar yang mendorongnya untuk berani mengambil kesempatan di tingkat internasional.
Kepada adik-adik kelas yang memiliki impian melanjutkan studi ke luar negeri, Zidan berpesan agar memiliki komitmen kuat dan terus berusaha mempersiapkan diri.
“Dedicated,” menjadi satu kata yang ia pilih untuk menggambarkan perjuangannya.
Bagi Zidan, keberhasilan bukan hanya tentang mencapai tujuan akhir, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu bertahan dalam proses panjang menuju impian. Dengan tekad, informasi yang cukup, serta dukungan orang-orang terdekat, kesempatan untuk melangkah lebih jauh selalu terbuka bagi siapa saja yang berani mencoba.
Penulis: Deti Prasetyaningrum (Guru MAN 1 Yogyakarta)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






































































