Denpasar — Tren wisata berbasis pengalaman semakin mewarnai destinasi Bali. Selain menikmati pantai dan panorama, wisatawan kini mencari aktivitas hands‑on yang memungkinkan mereka membuat suvenir sendiri barang yang sekaligus menyimpan cerita liburan.
Perubahan ini terlihat dari meningkatnya minat terhadap workshop, kelas kreatif, dan aktivitas DIY yang memberi pengalaman lebih dari sekadar berkunjung. Di Bali, Tropicase.bar hadir sebagai salah satu penyedia pengalaman tersebut dengan konsep workshop dekorasi phone case. Pengunjung dapat merancang phone case sendiri menggunakan charms, stiker, dan berbagai elemen hias, sehingga menghasilkan suvenir yang unik dan bermakna.
Model bisnis DIY beragam: studio tetap, pop‑up workshop di kawasan wisata, dan kerja sama dengan hotel atau event lokal. Tropicase.bar menjalankan format pop‑up dan sesi kreatif yang mudah diakses wisatawan, menjadikan proses pembuatan suvenir bagian dari pengalaman liburan.
Pelaku usaha di Bali mulai menyesuaikan penawaran dengan menghadirkan lebih banyak aktivitas kreatif. Pengembangan fasilitas pop‑up seperti yang dijalankan Tropicase.bar juga menjadi cara praktis untuk menjangkau wisatawan yang ingin mencoba sesuatu baru tanpa harus mengunjungi toko fisik tertentu.
Dengan semakin banyaknya alternatif aktivitas personal dan edukatif, Bali perlahan menggeser citra pariwisata massal menuju destinasi yang menawarkan cerita dan keterlibatan langsung. Bagi banyak wisatawan, membawa pulang suvenir yang mereka ciptakan sendiri kini menjadi bagian penting dari pengalaman berlibur.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer








































































