Setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah berani yang didorong oleh niat mulia. Bagi Thoriqul Jannah, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, langkah itu bermula dari sebuah petunjuk sederhana. Atas dorongan dan informasi dari guru tercinta, pintu menuju Pesantren elTAHFIDH terbuka lebar melalui Program Da’i-Da’iyah (Full Beasiswa). Dengan tekad membara untuk mendalami ilmu agama, menghafal Al-Qur’an, dan mewujudkan impian menjadi insan yang bermanfaat dunia dan akhirat, Thoriqul mantap merantau menuntut ilmu.
Tahun-tahun yang dilalui di elTAHFIDH menjadi kawah candradimuka yang menempa fisiknya, mengasah pikirannya, dan memperluas jiwa spiritualnya. Di sana, Thoriqul tidak hanya ditempa dengan rutinitas setoran hafalan ayat-ayat suci dan pendalaman ilmu syar’i. Lebih dari itu, ia menyerap bekal ilmu kehidupan—belajar tentang kemandirian, keteguhan mental, adab berinteraksi, serta kepemimpinan. Pengalaman berharga ini kian mematangkan cita-cita terbesarnya sejak awal: menjadi seorang guru. Bagi Thoriqul, mendidik bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian untuk mentransfer kebaikan tanpa putus.

Pulang Menyemaikan Harapan di Negeri Seribu Parit
Kini, lembaran perjuangan di tanah perantauan telah usai diselesaikan dengan manis. Berbekal ijazah kelulusan, hafalan Al-Qur’an, dan wawasan yang matang, Thoriqul tidak memilih kenyamanan di kota besar. Ia memutuskan kembali ke tanah kelahirannya di Indragiri Hilir, Riau. Langkah kakinya yang kembali ke kampung halaman membawa misi mulia: mengalirkan kembali seluruh berkah ilmu yang telah ia himpun demi menerangi masyarakat sekitar.

Misi Dakwah & Pengabdian di Kampung Halaman:
Menyemaikan Generasi Qur’ani: Membuka dan membimbing halaqah tahfizh bagi anak-anak dan remaja desa agar Al-Qur’an terus bergema di bumi Indragiri Hilir.
Mendidik dengan Keteladanan: Mengaktualisasikan peran sebagai guru dengan mengajarkan ilmu syar’i, fiqh praktis, serta adab dan ilmu kehidupan kepada generasi penerus.
Menggerakkan Dakwah Kemasyarakatan: Merangkul ibu-ibu dan pemudi melalui pengajian serta pembinaan karakter spiritual untuk memperkuat benteng keluarga Muslim.
Untaian Rasa Syukur dan Terima Kasih
Keberhasilan langkah Thoriqul hari ini tentu tidak terlepas dari tangan-tangan dingin para pengasuh dan pendidik di tempatnya menimba ilmu. Rasa haru dan syukur terpancar dalam setiap doa yang diucapkannya:
“Terima kasih yang mendalam saya haturkan kepada Abi.. Umi.. Pesantren elTAHFIDH, para asatidzah Program Da’i-Da’iyah. Terima kasih atas bimbingan, kesabaran, dan kesempatan emas yang telah diberikan. elTAHFIDH bukan hanya tempat saya menghafal Al-Qur’an, tetapi rumah yang telah mengajarkan saya arti kehidupan dan dakwah yang sebenarnya. Semoga Allah membalas seluruh kebaikan ini dengan keberkahan yang melimpah.”
Perjalanan Thoriqul Jannah adalah bukti nyata bagaimana sebuah komitmen pendidikan dan beasiswa yang tepat mampu mengubah niat tulus seorang anak daerah menjadi aksi nyata yang berdampak luas. Dari seorang santri yang dahaga akan ilmu, kini ia berdiri tegak sebagai Da’iyah yang siap membimbing masyarakat Indragiri Hilir menuju keberkahan dunia dan akhirat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































