Ulva, dikenal juga sebagai selada laut, merupakan alga hijau yang hidup di perairan dangkal dan sering ditemukan menempel pada batu karang. Alga ini memiliki banyak potensi sebagai sumber makanan karena kaya akan protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, kelimpahan Ulva yang cukup tinggi di wilayah pesisir pantai Indonesia, salah satunya daerah pantai Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta menginisiasi Kelompok Studi Kelautan (KSK Biogama) Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada mengembangkan produk nori berbahan Ulva dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bersama Kelompok Pedagang Sayuk Rukun Pantai Sepanjang.
Pada kegiatan ini, Tim PPK Ormawa KSK Biogama mengusung program SEAVORA: Inovasi Produk Nori Berbahan Ulva Berbasis Zero Waste dan Digital Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kalurahan Kemadang, Gunungkidul. Program ini dilaksanakan bulan Juli sampai Desember 2025, dengan kelompok pedanag sebagai target sasaran program. Melalui program ini, diharapkan mampu menjadikan nori sebagai produk unggulan baru dari masyarakat Kalurahan Kemadang serta membuka peluang peningkatan ekonomi yang berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































