Yogyakarta — Ahmad Syarifudin, murid kelas XI MAN 1 Yogyakarta berhasil meraih juara harapan dua pada lomba maca cerkak tingkat Kota Yogyakarta. Diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan Kota Yogyakarta untuk MA/sederajat dan bertempat di Taman Budaya Embung Giwangan pada Rabu (08/07/26) sampai Kamis (09/07/26).
Lomba maca cerkak adalah lomba membaca cerita pendek berbahasa Jawa atau cerita cekak. Pada lomba ini, Arif membacakan cerkak yang ditulis oleh Bening Christalica Damai Nugraha yang berjudul “Megathrust”. Cerkak ini menceritakan tentang gempa bumi di pesisir selatan Yogyakarta.
Ketertarikan Arif terhadap budaya sastra membuatnya mengikuti perlombaan ini.
“Aku ikut lomba ini karena ingin melestarikan budaya Jawa khususnya karya sastra. Selain itu, untuk mencari pengalaman yang lebih banyak lagi,” disampaikannya pada sesi wawancara.
Lomba ini terdiri dari babak online dan offline. Arif mengikuti babak penyisihan secara online dalam bentuk pembuatan video. Arif berlatih melafalkan kata agar tidak salah dalam pengucapan serta artikulasi, intonasi, dan ekspresi. Setelah diumumkan lolos ke babak selanjutnya, ia mengevaluasi video yang sudah dibuat di babak penyisihan dan berlatih lebih intensif. Arif mengikuti babak offline pada Kamis (09/07/26).
Arif mengaku senang dapat mengikuti lomba membaca cerita cerkak dan berharap generasi muda dapat melestarikan budaya Jawa melalui lomba-lomba seperti ini.
“Aku sangat senang karena dengan adanya lomba ini kita sebagai generasi muda bisa ikut melestarikan budaya jawa. Semoga kedepannya banyak teman-teman yang bisa tertarik untuk lomba bahasa Jawa seperti ini,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi keberhasilan Arif dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya dapat diwujudkan melalui keberanian untuk belajar, berlatih, dan mengikuti perlombaan.
“Alhamdulillah, kami turut bangga atas prestasi yang diraih Arif. Meskipun baru memperoleh juara harapan dua, pengalaman dan proses yang dijalaninya merupakan hal yang sangat berharga. Keberaniannya mengikuti lomba maca cerkak juga menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap bahasa dan sastra Jawa,” tutur Edi. (imz)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































