29 November 2025 Bengkulu – Rutan Kelas IIB Bengkulu bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan. Sebagai salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Kemenag Bengkulu menggelar kegiatan pembinaan kerohanian khusus bagi warga binaan Nasrani di Rutan Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen, Yohanes, hadir secara langsung sebagai narasumber utama untuk memberikan materi pembinaan. Kedatangannya disambut antusias oleh warga binaan yang menjadi peserta kegiatan. Dengan pendekatan komunikatif dan penuh motivasi, Yohanes menyampaikan materi yang berfokus pada penguatan iman, pembentukan karakter, serta kesadaran moral sebagai landasan perubahan hidup.
Dalam penyampaian materinya, Yohanes menegaskan bahwa masa masa tahanan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan fase penting untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas hidup. “Setiap orang berhak memiliki kesempatan kedua. Pembinaan kerohanian menjadi ruang bagi kita untuk menemukan kembali harapan dan arah hidup. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi perubahan selalu mungkin terjadi jika ada tekad kuat dari dalam diri,” ujarnya penuh makna. Ia juga mengajak para peserta untuk membangun semangat baru, meninggalkan masa lalu yang kelam, dan menatap masa depan dengan optimisme.
Kegiatan pembinaan disajikan dengan format interaktif, mulai dari penyampaian firman, motivasi keteladanan, hingga sesi diskusi dan sharing pengalaman pribadi. Beberapa warga binaan tampak tersentuh dan berani mengungkapkan perjalanan hidup mereka serta keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti. Suasana penuh keakraban ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat pemulihan diri dan kedekatan antarwarga binaan.
Karutan Bengkulu, Yulian Fernando menyampaikan apresiasinya atas kontribusi aktif Kemenag Bengkulu dalam mendukung program pembinaan keagamaan. Menurutnya, pembinaan spiritual memainkan peran strategis dalam membentuk pola pikir dan perilaku warga binaan. Semakin kuat fondasi keagamaan seseorang, semakin besar peluang untuk hidup selaras dengan norma sosial dan tidak kembali terjerumus dalam tindakan pelanggaran hukum di kemudian hari.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan Kemenag Bengkulu, khususnya melalui kehadiran penyuluh agama, untuk memberikan perhatian kepada warga binaan. Pembinaan seperti ini tidak hanya menenangkan batin, tetapi memberikan arah baru dalam hidup. Masa hukuman seharusnya menjadi proses pembelajaran, bukan hanya sekadar menjalani sanksi,” ujar Yulian.
Di akhir kegiatan, warga binaan mengikuti doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan akan perubahan hidup yang lebih baik. Banyak di antara mereka mengungkapkan bahwa pembinaan seperti ini memberikan ketenangan, semangat, dan kekuatan batin untuk menjalani hari-hari selanjutnya.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”





































































