Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Kader Inti Anti Narkoba (KIPAN) Kota Bandung menggelar Diskusi Panel Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di Grand Arjuna Hotel Bandung. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, organisasi kepemudaan, akademisi, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang hingga kini masih menjadi persoalan serius di Indonesia.
Mengusung tema “World Drug Problem: Persisting Issues, New Challenges, Innovative Responses”, kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur legislatif, Badan Narkotika Nasional (BNN), organisasi kepemudaan, hingga pegiat anti narkoba. Berbagai gagasan dan strategi dibahas dalam forum tersebut, mulai dari penguatan edukasi, pencegahan berbasis masyarakat, hingga pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkotika.
Berbeda dengan kegiatan serupa pada umumnya, peserta yang hadir dalam diskusi panel ini dipilih secara selektif. KIPAN Kota Bandung mengundang mahasiswa yang aktif dan kritis, pengurus organisasi kemahasiswaan, founder organisasi dan komunitas, pelajar, serta tokoh-tokoh muda yang memiliki pengaruh di lingkungan masing-masing. Langkah ini dilakukan agar para peserta tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga mampu berperan sebagai agent of change yang menyebarluaskan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada rekan-rekan di kampus, sekolah, organisasi, maupun komunitas.
Menurut panitia, strategi tersebut diharapkan mampu menciptakan multiplier effect, sehingga pesan-pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak berhenti di ruang diskusi, melainkan terus berkembang melalui gerakan edukasi yang dilakukan oleh para peserta di lingkungan sosialnya masing-masing.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama para narasumber. Berbagai persoalan mengenai penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan generasi muda menjadi pembahasan utama, termasuk tantangan perkembangan teknologi yang turut dimanfaatkan oleh jaringan peredaran gelap narkotika.

Puncak kegiatan ditandai dengan Deklarasi Anti Narkoba yang dipimpin dan dibacakan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Prosesi deklarasi berlangsung khidmat dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Demisioner Ketua Umum KIPAN Kota Bandung, Ketua Umum KIPAN Kota Bandung, serta Duta Anti Narkoba Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat gerakan pencegahan narkoba di Kota Bandung.
Melalui deklarasi tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, mengedepankan gaya hidup sehat, serta siap menjadi pelopor dan agen perubahan dalam menyebarluaskan semangat anti narkoba di lingkungan kampus, sekolah, organisasi, komunitas, hingga masyarakat luas. Deklarasi ini menjadi penegasan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
Ketua Umum Kader Inti Anti Narkoba (KIPAN) Kota Bandung, Nur Rizqi, menegaskan bahwa peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, HANI harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif sekaligus menggerakkan aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemuda harus dibekali pengetahuan, karakter, serta kepedulian agar mampu menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.

“Dengan memperingati Hari Anti Narkotika Internasional ini semoga masyarakat, pemuda dan pemudi khususnya yang berada di wilayah Kota Bandung dapat mewujudkan Bandung Utama dan Bandung Bersinar (Bersih dari Narkoba) demi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Pesan saya kepada para pemuda dan pemudi di Kota Bandung, jadilah pemuda pemain zaman, jangan mau menjadi pemuda yang dipermainkan oleh zaman. Salam Bersinar,” ujar Nur Rizqi, Ketua Umum Kader Inti Anti Narkoba (KIPAN) Kota Bandung.
Melalui penyelenggaraan Diskusi Panel Hari Anti Narkotika Internasional 2026, KIPAN Kota Bandung berharap lahir semakin banyak agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba. Sinergi yang telah terbangun antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, komunitas, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan Bandung Bersinar (Bersih dari Narkoba) sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
KIPAN Kota Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif, kampanye publik, serta kolaborasi lintas sektor sebagai upaya membangun generasi muda yang sehat, berintegritas, dan berdaya saing. Semangat HANI 2026 diharapkan tidak berhenti pada satu hari peringatan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang tumbuh dari kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Bandung dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































![Blok M Jadi Surga Nongkrong Gen Z di Jakarta Selatan 34 Kepadatan pengunjung kawasan Blok M
[Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi]](https://siaran-berita.com/wp-content/uploads/2026/06/1000862511-360x180.jpg)








































