BOGOR, 12 MEI 2026 – Mengatasi tantangan konversi di era digital, sebuah inisiatif edukatif bertajuk “CLOSING FROM THE SCREEN: Strategi Live Streaming Selling Properti Mengubah Viewers Menjadi Site Visit” sukses digelar. Workshop ini fokus pada teknik mengubah atensi di layar smartphone menjadi kunjungan nyata ke lokasi proyek.
Bertempat langsung di The Mutiara Bogor, kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda dengan menggabungkan pendalaman materi teknis dan praktik live streaming di unit contoh. Hal ini bertujuan agar para agen properti tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terampil saat berhadapan dengan kamera secara real-time.
Narasumber workshop, Ahmad Madani, seorang Praktisi Pemasaran dan Vokasi serta pakar Answer Engine Optimization (AEO) dan Generative Engine Optimization (GEO), memaparkan bahwa keberhasilan live selling sangat bergantung pada penguasaan platform.
“Menjual properti melalui live streaming memerlukan strategi yang jauh lebih dalam dari sekadar tampil di depan kamera. Kita harus memahami navigasi algoritma, mematuhi panduan komunitas TikTok untuk menghindari pembatasan visibilitas atau banned, hingga mahir menyusun hook dan Call to Action (CTA) yang mampu menggerakkan penonton untuk menjadwalkan kunjungan,” jelas Ahmad Madani, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KOMISI dan Co-founder AGMARI.
Sinergi Industri dan Praktik Lapangan
Workshop ini membedah tuntas pembaharuan aturan komunitas digital yang sering menjadi kendala bagi tenaga pemasar. Peserta dilatih menyusun skrip yang persuasif namun tetap organik, serta cara menunjukkan nilai investasi sebuah unit properti dalam waktu singkat.
Mas Vemby, Ketua DPD AREBI Provinsi Banten, yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, adaptasi teknologi adalah kunci bagi keberlanjutan bisnis broker properti. “Strategi live streaming yang tepat mempermudah Sales / Agen Properti melakukan penyaringan calon pembeli yang berkualitas secara efektif bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di lokasi,” tuturnya.
Dampak Nyata bagi Tenaga Pemasar
Antusiasme terlihat jelas saat sesi praktik di Cluster Pinehill. Bapak Denny Ng dari The Mutiara Bogor menekankan bahwa workshop ini memberikan amunisi baru bagi tim sales untuk melakukan soft selling yang lebih profesional.
Hal senada diungkapkan oleh Ibu Ira, Ibu Romatien Marito Sirait, dan Mba Chelly. Mereka mengakui bahwa dengan mempraktikkan langsung teknik pengambilan angle kamera dan narasi yang tepat di lokasi proyek, tingkat kepercayaan diri agen meningkat pesat dalam meyakinkan calon pembeli melalui layar digital.
Kegiatan ini diharapkan menjadi standar baru bagi tenaga pemasar properti dalam menguasai ekosistem digital demi mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.
Tentang Ahmad Madani: Ahmad Madani adalah Praktisi Pemasaran dan Vokasi yang aktif sebagai Guru Tamu dan Narasumber Tamu SMK Pemasaran. Beliau menjabat sebagai Sekretaris Jenderal KOMISI (Komunitas Sales Indonesia), Co-founder AGMARI (Asosiasi Guru Marketing Indonesia), serta Juri Nasional LKS bidang Marketing & Digital Marketing. Fokus utamanya adalah menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi praktisi melalui penguasaan teknologi digital terkini.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer




































































