CIAMIS–Memasuki musim kemarau serta pasca ditemukannya kejadian kebakaran serasah (tumbuhan bawah) di kawasan hutan Petak 88 k-2 RPH Banjarsari, BKPH Banjar Selatan, Perum Perhutani KPH Ciamis bergerak cepat menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperketat kesiapsiagaan dan meningkatkan langkah pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kejadian yang berlangsung pada Jumat malam (07/08/2026) di wilayah administratif Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis tersebut berhasil ditangani dengan cepat dan padam sepenuhnya pada pukul 20.59 WIB berkat kolaborasi solid dan respons sigap tim gabungan. Luas area serasah yang terdampak diperkirakan mencapai ± 2,5 Hektar. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada tegakan pohon utama.
Administratur/KKPH Ciamis melalui jajaran manajemen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam pemadaman malam hari tersebut, mulai dari jajaran Asper BKPH Banjar Selatan, KRPH Banjarsari, Polter, Mandor, Danru Polhutmob, serta dukungan dari Tim Damkar Kabupaten Ciamis, BPBD Kabupaten Ciamis, Tagana, Relawan Ciamis Selatan (RCS), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Banjarsari, Intel Kodim Ciamis, Pemerintah Desa Sindangrasa, hingga warga masyarakat sekitar.
“Sinergi lintas instansi di lapangan berjalan sangat responsif. Begitu laporan dari masyarakat masuk pada pukul 18.35 WIB, petugas langsung menerjunkan tim untuk melakukan pemadaman manual, pemantauan titik api, pembuatan sekat bakar (firebreak), hingga penanganan pendinginan (mopping-up) secara menyeluruh agar api tidak merambat ke petak lain maupun pemukiman warga,” ungkap pihak Perhutani KPH Ciamis.
Tingkatkan Langkah Preventif dan Patroli Malam
Menyadari potensi kerawanan Karhutla yang meningkat di musim kemarau, Perhutani KPH Ciamis tidak mengendurkan pengawasan. Langkah mitigasi dan pencegahan pasca-kejadian kini diperketat di seluruh area kerja KPH Ciamis, antara lain:
- Intensifikasi Patroli Gabungan: Meningkatkan frekuensi patroli berkala, termasuk patroli malam hari di lokasi-lokasi rawan Karhutla, khususnya pada tegakan pohon jati yang memiliki penumpukan serasah dan daun kering tinggi.
- Penguatan Deteksi Dini & Posko Karhutla: Memaksimalkan operasional Posko Pengendalian Pelaporan Pelaksana (Poskolak) KPH Ciamis dan memperkuat jaringan komunikasi intensif dengan para Kepala Desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
- Edukasi dan Sosialisasi Masif kepada Masyarakat: Mengimbau warga secara intensif agar tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan (land clearing) dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di area hutan, serta menghindari membuat api unggun di kawasan hutan tanpa pengawasan.
- Penguatan Sinergitas Forkopimda: Terus menjalin koordinasi berkelanjutan bersama BPBD, Damkar, TNI, Polri, serta relawan guna memastikan kesiapsiagaan personel dan armada jika terjadi kondisi darurat.
Perhutani KPH Ciamis menegaskan commitment-nya untuk terus menjaga kelestarian hutan dan keamanan lingkungan demi keselamatan bersama. Masyarakat yang melihat adanya indikasi kepulan asap atau titik api di dalam kawasan hutan diimbau untuk segera melaporkannya kepada petugas Perhutani terdekat maupun aparatur desa setempat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer









































































