Siaran Berita, Surabaya, (22/11/2025) – Shopee menjadi salah satu platform e-commerce yang berkembang pesat sejak pertama kali hadir pada tahun 2015. Didirikan di Singapura dan menjadi bagian dari SEA Group, Shopee memasuki pasar Indonesia pada Juni 2015 dengan mengusung model bisnis C2C (consumer-to-consumer) yang mempertemukan pembeli dan penjual dalam satu aplikasi. Pada masa awal peluncurannya, Shopee menarik perhatian publik melalui program gratis ongkir, yang menjadi strategi utama untuk memudahkan transaksi dan menarik pengguna baru.
Seiring dengan bertambahnya jumlah pengguna dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, Shopee mulai melakukan perubahan pada sistem bisnisnya. Memasuki tahun 2017, Shopee tidak lagi hanya berfokus pada jual-beli antar pengguna, tetapi mulai mengembangkan model B2C (business-to-consumer) dengan menggandeng berbagai brand ternama. Langkah ini dilakukan agar Shopee mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin luas serta memberikan pilihan produk lebih beragam dan terpercaya.
Pada 14 September 2018, Shopee memperkuat bisnisnya dengan meluncurkan Shopee Express, sebuah layanan logistik internal yang dirancang untuk mempercepat proses pengiriman barang. Layanan ini sekaligus menjadi bagian penting dari strategi Shopee dalam menyediakan pengalaman belanja yang lebih lengkap dan efisien.

Shopee kembali membuat perubahan pada November 2018 melalui peluncuran ShopeePay, dompet digital yang memudahkan pengguna dalam melakukan pembayaran tanpa uang tunai. Fitur ini menjadi salah satu langkah besar Shopee untuk masuk ke ekosistem layanan digital, terutama di sektor pembayaran.
Inovasi berlanjut pada Maret 2019, ketika Shopee merilis Shopee PayLater, fitur pembayaran cicilan “pesan dulu, bayar nanti”. Fitur ini hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang ingin fleksibilitas lebih saat berbelanja online. Tidak lama kemudian, pada April 2020, Shopee memperluas layanan digitalnya dengan menghadirkan ShopeeFood, layanan pesan-antar makanan yang terintegrasi dengan aplikasi utama Shopee.
Dengan hadirnya layanan baru, Shopee juga melakukan berbagai promosi besar-besaran, seperti gratis ongkir tambahan, diskon khusus, dan voucher cashback. Langkah ini bertujuan agar pengguna mencoba layanan yang diperbarui dan mampu melihat manfaat dari perluasan fitur-fitur digital Shopee.

Setiap perubahan yang dilakukan Shopee kemudian dievaluasi untuk mengetahui apakah sistem yang dijalankan efektif atau perlu diperbaiki. Evaluasi menunjukkan bahwa layanan baru tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi, tetapi juga memperluas penggunaan Shopee dari sekadar membeli barang menjadi aktivitas sehari-hari seperti memesan makanan, mengirim paket, hingga melakukan pembayaran digital.
Meski memberikan dampak positif, perubahan tersebut juga menghadirkan tantangan, termasuk tingginya biaya operasional dan kebutuhan untuk memastikan sistem tetap cepat di tengah tingginya jumlah transaksi. Namun, berbagai langkah yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Shopee berupaya menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan terus bersaing dengan platform lain seperti Tokopedia, Gojek, dan Grab.
“Melihat berbagai perubahan yang dilakukan Shopee dari tahun ke tahun, jelas terlihat bahwa perubahan tersebut membawa dampak besar bagi pengalaman pengguna dan menunjukkan bahwa Shopee mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, menyediakan layanan digital yang lebih lengkap salam satu aplikasi,” ujar Syavalma.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com dan klaim apa pun yang timbul dari publikasi tersebut, termasuk, namun tidak terbatas pada, klaim pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, merek dagang, nama dagang atau pelanggaran paten, berita palsu, atau klaim lain apa pun yang didasarkan pada perbuatan melawan hukum atau kontrak, atau berdasarkan undang-undang negara Republik Indonesia
Selain itu, setiap penulis setuju, untuk membebaskan siaran-berita.com dari semua klaim (baik yang sah maupun tidak sah), tuntutan hukum, putusan, kewajiban, ganti rugi, kerugian, biaya, dan pengeluaran apa pun (termasuk penilaian biaya pengacara yang wajar) yang timbul dari atau disebabkan oleh publikasi berita apa pun yang dipublikasikan oleh penulis.”



































































