Di usia 16 tahun, Satria Bima Perkasa mulai menapaki jalannya di dunia esports sebagai pemain Free Fire yang patut diperhitungkan. Siswa kelas 10 AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga) SMK Satya Bhakti 2 ini dikenal memiliki gaya bermain yang tenang namun mematikan, dengan pengambilan keputusan cepat dan strategi yang terukur di setiap pertandingan.
Berasal dari kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur, Satria tumbuh di lingkungan sederhana yang justru membentuk mental juangnya. Ia percaya bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk berkembang. Dari ruang kecil di rumahnya, ia melatih fokus, refleks, dan konsistensi—tiga hal yang menjadi kekuatan utamanya saat berada di medan pertempuran virtual.

Bagi Satria, dunia game bukan sekadar pelarian atau pengisi waktu luang. Free Fire menjadi sarana pembelajaran tentang disiplin, kerja keras, dan pengendalian emosi. Ia berkomitmen menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai pelajar dan passion di bidang gaming, menjadikannya pribadi yang terarah dan bertanggung jawab.

Perjalanan Satria Bima Perkasa menjadi bukti bahwa generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Dengan tujuan yang jelas dan semangat pantang menyerah, ia hadir sebagai inspirasi—bahwa prestasi dan mimpi besar bisa lahir dari mana saja, bahkan dari sudut kampung di tengah kota.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer





























































