Garut, 09 Maret 2026 – Pelaksanaan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI di MIS Ar-Raudhotun Nur berlangsung lancar dan penuh semangat. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April mendatang. Suasana ruang ujian terlihat tertib, namun tetap dipenuhi dengan antusiasme para siswa yang mengikuti simulasi ujian berbasis komputer tersebut.
Sejak awal pelaksanaan, para siswa tampak fokus mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka dengan tertib memasuki ruang ujian, menyalakan perangkat komputer yang telah disiapkan, lalu melakukan login ke dalam sistem ujian. Setelah itu, siswa mulai mengerjakan soal dengan penuh konsentrasi. Situasi ini menunjukkan bahwa para siswa sudah cukup terbiasa dengan sistem asesmen berbasis komputer yang diterapkan oleh madrasah. Bagi sebagian siswa, istilah Tes Kemampuan Akademik mungkin terdengar baru. Namun dalam praktiknya, siswa MIS Ar-Raudhotun Nur tidak mengalami kesulitan berarti. Hal ini karena madrasah tersebut sejak beberapa waktu terakhir telah mengenalkan berbagai bentuk asesmen berbasis komputer dalam kegiatan pembelajaran maupun evaluasi. Dengan demikian, siswa tidak merasa kaget ketika harus mengerjakan soal melalui perangkat komputer atau laptop.
Pelaksanaan gladi bersih ini menjadi sarana penting untuk mengenalkan secara lebih jelas mekanisme pelaksanaan TKA kepada siswa. Melalui simulasi ini, siswa dapat memahami tata cara pengerjaan soal, sistem pengaturan waktu, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mengikuti ujian berbasis komputer. Kegiatan ini juga membantu siswa untuk lebih percaya diri ketika menghadapi pelaksanaan ujian yang sesungguhnya. Operator Madrasah, Hermansyah, S.Pd, menyampaikan bahwa gladi bersih memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan kesiapan siswa maupun perangkat yang digunakan dalam pelaksanaan TKA. “Walaupun para siswa sudah cukup terbiasa mengerjakan soal menggunakan komputer atau laptop, pelaksanaan gladi bersih tetap sangat penting. Melalui kegiatan ini kita bisa memastikan bahwa siswa benar-benar memahami alur pengerjaan soal serta memastikan semua perangkat dan sistem berjalan dengan baik sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” ujar Hermansyah.

Hermansyah juga menambahkan bahwa persiapan teknis menjadi salah satu faktor yang menentukan kelancaran kegiatan ujian berbasis komputer. Oleh karena itu, madrasah berusaha melakukan berbagai pengecekan sejak awal agar tidak terjadi kendala selama pelaksanaan. Selain itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Insan Faisal Ibrahim, S.Pd, menegaskan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik merupakan bagian penting dalam proses pendidikan siswa, khususnya bagi mereka yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “TKA ini bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga menjadi sarana untuk melihat sejauh mana kesiapan akademik siswa setelah menempuh pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah. Melalui hasil TKA ini, siswa dapat memiliki gambaran kemampuan mereka sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.

Insan juga menambahkan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan dan persiapan yang maksimal kepada para siswa agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan akademik di masa depan. Lebih jauh lagi, pelaksanaan gladi bersih ini menjadi bukti bahwa MIS Ar-Raudhotun Nur terus berupaya mengikuti perkembangan sistem pendidikan yang semakin modern dan berbasis teknologi. Madrasah tidak hanya berfokus pada penguatan materi pelajaran, tetapi juga membiasakan siswa untuk memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses belajar.
Antusiasme para siswa yang terlihat selama pelaksanaan kegiatan menjadi gambaran bahwa pendekatan pendidikan yang diterapkan oleh madrasah mampu menumbuhkan semangat belajar yang tinggi. Para siswa tidak hanya belajar memahami materi, tetapi juga terbiasa menghadapi berbagai bentuk evaluasi yang berbasis digital. Dengan terselenggaranya gladi bersih ini, diharapkan seluruh siswa kelas VI dapat menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik dengan lebih siap, baik dari segi kemampuan akademik maupun kesiapan teknis. Dukungan dari guru, operator, serta seluruh pihak madrasah menjadi kekuatan utama dalam menciptakan proses pendidikan yang berkualitas.

Melalui kegiatan ini, MIS Ar-Raudhotun Nur kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif, inspiratif, serta mampu mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa yang akan datang.
Kontributor : Insan Faisal Ibrahim, S.Pd
Satuan Kerja : MIS AR-RAUDHOTUN NUR
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































