Bantul — (MTsN 4 Bantul) Kepala MTsN 4 Bantul selenggarakan kegiatan evaluasi pelaksanaan program Madrasah Aman Bencana sebagai tindak lanjut dari simulasi penanganan gempa yang telah dilaksanakan bersama seluruh warga madrasah pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau kembali kesiapan satuan pendidikan dalam manajemen risiko menghadapi potensi bencana
Rapat evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Sugeng Muhari, dan diikuti oleh Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang terdiri atas guru dan pegawai. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh warga madrasah sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.
“Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan simulasi sudah berjalan dengan baik. Namun demikian, masih diperlukan penambahan penyampaian materi aman bencana yang terintegrasi dalam mata pelajaran. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman siswa secara berkelanjutan serta membentuk budaya sadar bencana di lingkungan madrasah,” ungkap Sugeng.
Sugeng Muhari menyampaikan harapannya agar kegiatan simulasi aman bencana tidak hanya sebatas teori, tetapi benar-benar dapat dilaksanakan dan diterapkan ketika terjadi kondisi darurat yang sesungguhnya. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi kepada siswa, guru, dan pegawai perlu terus ditingkatkan agar pemahaman serta respons terhadap bencana semakin optimal (ket).
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































