Kediri (17/4). Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Kediri menegaskan pentingnya menjaga soliditas serta mengesampingkan ego sektoral di antara organisasi kepemudaan (OKP). Hal ini dinilai krusial agar KNPI tetap menjadi wadah bersama bagi seluruh elemen pemuda di Kota Kediri.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad melalui Wakil Ketua Asyhari Eko Prayitno dalam kegiatan Halalbihalal yang dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dana Hibah KNPI Tahun 2026, pada Jumat (17/4)
Asyhari, yang dikenal sebagai aktivis kepemudaan, menekankan bahwa KNPI merupakan rumah besar yang menaungi berbagai latar belakang organisasi, mulai dari organisasi keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, LDII, organisasi non-muslim, hingga kelompok nasionalis. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap pengurus mampu menanggalkan identitas kelompok asal saat menjalankan peran di KNPI.
“Ketika sudah berada di DPD KNPI, yang kita bicarakan adalah kepentingan pemuda Kota Kediri secara keseluruhan, bukan lagi kepentingan organisasi masing-masing,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Selain itu, Ketua Bidang Agama DPD KNPI Kota Kediri yang juga Sekretaris LDII Kota Kediri tersebut juga menyoroti pentingnya mentalitas dalam berorganisasi. Ia mengingatkan agar para aktivis tidak hanya bersemangat ketika ada kepentingan pribadi, melainkan tetap konsisten dalam berkontribusi untuk kemajuan organisasi.
Menurutnya, seorang kader harus mampu membesarkan dan menghidupi organisasi, bukan justru menggantungkan hidup dari organisasi tersebut.
“Kita harus bisa membesarkan organisasi, menghidupi organisasi, dan bukan mencari hidup dari organisasi,” tegasnya.
Tak hanya itu, Asyhari juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi serta memiliki ketahanan mental dalam menghadapi perbedaan karakter dan pandangan di dalam organisasi. Ia berharap para pengurus tetap solid dan tidak mudah goyah hanya karena perbedaan pendapat maupun teguran.
“Kalau kita tidak bisa berbuat baik, setidaknya jangan menyakiti orang lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Kepemudaan Disbudparpora Kota Kediri, Ahmad Aris Chudori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KNPI dalam meningkatkan kapasitas organisasi kepemudaan.
“Bimtek dana hibah ini sangat penting agar seluruh OKP dapat mempersiapkan administrasi dengan baik serta memanfaatkan dana hibah secara tepat sasaran untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap hasil bimtek dapat diimplementasikan dengan baik oleh para peserta.
“Kami mengapresiasi inisiatif KNPI Kota Kediri dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Harapannya, para pengurus OKP dapat memahami prosedur dana hibah secara menyeluruh sehingga pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus dan OKP di Kota Kediri semakin siap dalam mengelola dana hibah tahun 2026 serta mampu menghadirkan program-program kepemudaan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer



























































