BATANG – Mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang melaksanakan panen cabai rawit dan jagung pada Sabtu (24/5/2026) dalam kegiatan Praktikum Budidaya Tanaman Hortikultura di Lahan Hortikultura UNDIP Kampus Batang. Kegiatan ini menjadi tahap akhir dari rangkaian praktikum yang telah dilaksanakan selama satu musim tanam.
Selama praktikum, mahasiswa tidak hanya melakukan penanaman dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga terlibat dalam seluruh proses budidaya mulai dari persiapan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, pengairan, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga kegiatan panen dan evaluasi hasil. Melalui praktik langsung tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai pengelolaan budidaya tanaman hortikultura yang sesuai dengan prinsip-prinsip budidaya yang baik.
Pada saat panen, mahasiswa melakukan pengamatan dan pengukuran berbagai parameter pertumbuhan tanaman. Pengamatan tidak hanya berfokus pada hasil produksi berupa buah cabai rawit dan tongkol jagung, tetapi juga mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, waktu berbunga, berat basah akar, berat basah batang, berat basah daun, serta berat hasil panen. Data tersebut digunakan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produktivitas tanaman selama masa budidaya.
Salah satu mahasiswa peserta praktikum, Syahnie menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.
“Melalui praktikum ini kami belajar secara langsung bagaimana membudidayakan tanaman cabai rawit dari awal hingga panen. Kami juga belajar mengidentifikasi serta menangani hama dan penyakit yang menyerang tanaman selama proses budidaya. Pengalaman ini membuat kami lebih memahami kondisi nyata yang dihadapi petani di lapangan,” ujarnya.
Selain memberikan pemahaman teknis budidaya, praktikum juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan observasi, pencatatan data, serta analisis pertumbuhan tanaman. Berbagai tantangan yang muncul selama proses budidaya, seperti serangan hama dan penyakit, menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu mahasiswa memahami strategi pengendalian yang tepat untuk menjaga kesehatan tanaman dan mempertahankan produktivitasnya.
Kegiatan praktikum didukung oleh fasilitas dan sarana yang disediakan oleh Universitas Diponegoro Kampus Batang. Ketersediaan lahan praktik, peralatan budidaya, serta berbagai kebutuhan penunjang lainnya dinilai cukup memadai untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa di lapangan. Dukungan tersebut memungkinkan mahasiswa melaksanakan setiap tahapan budidaya secara optimal dan memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif.
Praktikum Budidaya Tanaman Hortikultura merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan kondisi nyata di lapangan. Melalui kegiatan panen cabai rawit dan jagung ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami aspek teknis budidaya tanaman sekaligus memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan sektor pertanian di masa mendatang.
Oleh: Upik Hikmah Azzarah, Mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) Kampus Batang
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer


































































