Sleman, 19 Mei 2026 – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui komitmen akademiknya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara resmi menyelenggarakan program kemitraan strategis yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi lokal. Kegiatan ini bertujuan utama untuk memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi, yang secara langsung merealisasikan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Penyelenggaraan program ini menjadi wujud nyata dari pemenuhan indikator SDGs dalam hal perluasan akses pasar digital dan penguatan kolaborasi pihak antara institusi pendidikan tinggi, komunitas pelaku usaha, dan praktisi industri kreatif guna menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan tangguh.
Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tantangan nyata yang dihadapi oleh sebagian besar pelaku UMKM lokal, di mana keterbatasan keterampilan pemasaran digital sering kali menjadi hambatan utama dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan volume penjualan. Menanggapi fenomena tersebut, UNY menginisiasi sebuah ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, serta pelaku usaha dalam serangkaian sesi intensif yang diselenggarakan masing-masing UMKM tersebut. Detail pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pengambilan video yang akan dipromosikan di media sosial. Melalui kemitraan yang sinergis ini, target pencapaian SDG 8 dalam mendorong kebijakan yang mendukung aktivitas produktif, pertumbuhan industri kreatif dapat dijangkau secara terukur di tingkat daerah.
Dalam implementasi utamanya, para mahasiswa melakukan pembuatan konten kreatif untuk platform media sosial digital, khususnya TikTok, sebagai media pemasaran yang memiliki penetrasi pasar tertinggi saat ini. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program dari mahasiswa UNY ini. Selama ini kami bingung bagaimana cara mempromosikan produk secara luas karena keterbatasan kemampuan teknologi. Lewat pembuatan video kreatif di TikTok ini, usaha kami akan bisa dijangkau oleh audiens yang jauh lebih luas dan kekinian. Ini menjadi pengaruh yang baik bagi penjualan kami,” ujar salah satu pemilik UMKM yang menjadi mitra program. Relevansi aktivitas pembuatan konten ini terbukti mampu mentransformasi profil bisnis tradisional menjadi entitas usaha modern yang lebih adaptif, kompetitif, dan memiliki daya tahan ekonomi yang kokoh dalam rantai pasok pasar.
“Sebagai penyusun program, kami tidak hanya fokus pada pemenuhan tugas akademik, melainkan berkomitmen nyata untuk mengurangi kesenjangan digital yang dihadapi pelaku usaha lokal. Melalui pengelolaan konten TikTok yang kreatif, kami ingin memastikan bahwa produk-produk UMKM ini memiliki daya saing tinggi di pasar digital, sekaligus merealisasikan SDG 8 dan 17 ,” jelas Kayana Larisa Anjani perwakilan dari tim mahasiswa.
UNY berkomitmen untuk terus mengawal keberlanjutan program ini guna memastikan para pelaku UMKM mampu mempertahankan konsistensi produksi konten mereka. Diharapkan di masa mendatang, model kemitraan strategis seperti ini dapat direplikasi secara lebih luas di berbagai wilayah, sehingga tercipta akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang inklusif serta melahirkan generasi pelaku usaha lokal yang mandiri, inovatif, dan siap bersaing di kancah pasar global digital yang dinamis.
Dokumentasi lengkap program: https://youtu.be/9TYfLOupON0?si=tOQpNrE4FBfgGsX6
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer






























































