Yogyakarta — Carrissa Aqila Azalia (X-F) mengharumkan nama MAN 1 Yogyakarta dengan meraih Top 6 Duta GenRe Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dilaksanakan pada Sabtu (11/04/26) hingga Sabtu (13/06/26) dan diselenggarakan oleh Forum GenRe DIY di bawah Kemendukbangga. Rangkaian kegiatan latihan rutin dan karantina dilaksanakan di BKKBN DIY kemudian malam Grand Final dilaksanakan di Teras Malioboro Beskalan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Carrissa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh murid MAN 1 Yogyakarta.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Ananda Carrissa Aqila Azalia. Capaian Top 6 Duta GenRe DIY 2026 ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, dan karakter kepemimpinan yang baik,” ungkap Edi Triyanto.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus mengembangkan potensi diri.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi murid-murid MAN 1 Yogyakarta untuk berani tampil, berkompetisi secara positif, serta memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Ajang ini melalui beberapa tahap seleksi, dimulai dari pengumpulan dokumen, tes tertulis, kemudian dilanjutkan dengan wawancara, tes psikologi, dan seleksi bakat dan minat. Setelah dinyatakan sebagai finalis, tiap peserta ditempatkan dengan peserta lain agar menjadi sebuah pasangan yang dilanjutkan dengan berhitung tiap orang untuk mendapatkan nomor finalis mereka. Carissa sendiri mendapatkan nomor 12.
Setelah tiap peserta memiliki pasangannya masing-masing, para finalis menjalani latihan rutin sebanyak lima kali dalam seminggu. Selain itu, sebelum Grand Final para finalis juga melaksanakan karantina bersama. Karantina bersama bertujuan untuk menyiapkan Grand Final sekaligus sebagai salah satu acara dimana penilaian para finalis dilaksanakan. Selama karantina, para finalis juga dilarang menggunakan gadget agar para finalis tidak terdistraksi selama proses karantina berlangsung.
Selama mengikuti Duta GenRe, pengalaman paling berkesan bagi Carissa adalah ketika para finalis melakukan deep talk serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan bersama finalis lainnya, sedangkan tantangan terbesar baginya adalah beradaptasi dengan lingkungan baru yang juga membawa bebas mental, rasa lelah, serta kesibukan. Bukan hanya itu saja, Carissa juga membagikan kesannya selama ajang ini; baginya, latihan rutin membuatnya menjadi pribadi yang lebih disiplin. Kedisiplinan ini dapat berkembang karena adanya berbagai hukuman jika finalis melanggar suatu aturan, contohnya seperti keterlambatan hadir di latihan rutin. Carissa menambahkan bahwa ia juga menjadi orang yang lebih terbuka dengan orang lain serta mendapatkan lingkungan yang sangat positif, bahkan lingkungan paling positif yang pernah ia temukan dan alami.
Sebagai penutup, Carissa membagikan pesan serta harapannya untuk GenRe DIY. Ia berharap GenRe DIY dapat menjadi “rumah” dan tempat remaja berkeluh-kesah serta menjadi wadah inspiratif bagi remaja. Selain itu, ia juga menekankan harapannya bahwa ia ingin para remaja tidak takut atau sungkan untuk “berpulang” ke GenRe DIY. (nel)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































