Tangerang – Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) menyelenggarakan acara dengan Yayasan Panti Asuhan Sahabat Yatim Mandiri, dengan tema “Techno Youth: Integrasi Sains dan Teknologi dalam Mendorong Kreativitas dan Kewirausahaan Anak.” Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan sains dan teknologi kepada anak-anak melalui kegiatan sederhana, dengan membuat slime.
Kegiatan ini diadakan pada tanggal 10 Mei 2026, dalam kegiatan ini anak-anak akan belajar bahwa sains dan teknologi dapat dieksplorasi melalui aktivitas sederhana dan menyenangkan. Slime berfungsi sebagai alat pembelajaran, memperkenalkan anak-anak pada konsep-konsep seperti mencampur bahan, mengubah bentuk, dan melakukan eksperimen langsung. Anak-anak akan belajar bahwa mencampur lem putih dengan stimulan menyebabkan perubahan yang mengarah pada pembentukan slime elastis.
Ini membantu anak-anak memahami bahwa sains tidak hanya ada di buku teks tetapi juga hadir dalam pikiran dan kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, kegiatan ini mengintegrasikan unsur-unsur teknis ke dalam proses pembelajaran. Anak-anak belajar cara menggunakan teknologi digital untuk menumbuhkan kreativitas dan kewirausahaan, misalnya dengan mengambil foto produk slime yang menarik, mempromosikannya melalui media sosial, dan mempelajari metode sederhana untuk membuat kemasan inovatif. Oleh karena itu, tema “Techno Youth” tidak hanya mengajarkan teori-teori ilmiah dan teknologi, tetapi juga menunjukkan bagaimana menggunakan teori dan teknologi tersebut agar bisa menciptakan peluang bisnis.

Dalam praktik tersebut, anak-anak belajar cara membuat slime langkah demi langkah menggunakan bahan-bahan sederhana seperti lem putih, aktivator, dan cat. Anak-anak bebas memilih warna, menggunakan imajinasi mereka untuk menghias slime, dan melepaskan kreativitas mereka. Semua peserta bereksperimen dengan antusiasme tinggi dan menambah keceriaan suasana dengan menunjukkan kreasi mereka kepada teman-teman mereka. Selain pada proses pembuatan, para peserta juga mempelajari dasar-dasar memulai bisnis. Mereka belajar bagaimana slime yang mereka buat sendiri menjadi produk yang dapat dijual.

Tim PKM menjelaskan cara menetapkan harga yang sederhana, membuat kemasan yang menarik, memasarkan produk, dan menjualnya kepada teman, keluarga, dan masyarakat. Melalui pendekatan ini, anak-anak mulai memahami bagaimana kreativitas yang didukung oleh sains dan teknologi dapat diubah menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Program PKM ini mendapat tanggapan positif dari para peserta, yang metode pembelajarannya sangat interaktif dan menarik sehingga membantu para peserta lebih memahami isi pembelajaran.

Melalui kegiatan PKM dengan tema “Tech Youth: Memupuk Kreativitas dan Kewirausahaan Anak dengan Mengintegrasikan Sains dan Teknologi”, dengan adanya kegiatan PKM ini anak-anak menyadari bahwa sains dan teknologi bukan hanya alat pendidikan, tetapi juga instrumen untuk melepaskan kreativitas dan menciptakan peluang bisnis.
Penutupan
Tujuan kami adalah untuk mendukung generasi masa depan agar tumbuh menjadi individu yang mampu mengatasi tantangan masa depan secara efektif dan berkontribusi kepada masyarakat dengan menumbuhkan inovasi, kreativitas, dan kemandirian sejak usia dini. Kegiatan ini berfungsi sebagai contoh utama yang menunjukkan bahwa belajar melalui bermain dapat menjadi langkah pertama dalam memupuk generasi penerus yang berbakat dalam bidang kreatif, inovatif, dan kewirausahaan.
Kami berharap dengan kegiatan ini, kami dapat membina generasi baru talenta muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri, sehingga mereka dapat memanfaatkan sains dan teknologi untuk mengembangkan karier masa depan dan usaha kewirausahaan mereka dimasa depan.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































