BANYUMAS – Di era digitalisasi yang berkembang pesat saat ini, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan. Adopsi teknologi ini sangat penting agar pelaku usaha dapat bersaing dan memperluas jangkauan pasar secara efektif. Menyadari urgensi tersebut, tim mahasiswa dari Program Studi S1 Informatika, Universitas Telkom Purwokerto, berinisiatif melaksanakan kegiatan Informatika Untuk Masyarakat (IUM).
Sasaran utama dari kegiatan pengabdian ini adalah Warung Bleketepe, sebuah UMKM kuliner potensial di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Program yang memuncak pada agenda serah terima tanggal 2 Mei 2026 ini diketuai oleh Muhammad Ragiel Prastyo. Anggota tim terdiri dari Gabriel Putra Pesran Tarigan, Felita Salma Desmonda, Zefanya Brana Tertius Tarigan, dan Febian Alan Saputra.

Di bawah bimbingan dosen Dedy Agung Prabowo, S.Kom., M.Kom., program ini mengusung tema penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung pemasaran berbasis digital. Warung Bleketepe sejatinya memiliki daya tarik wisata kuliner yang sangat besar. Tempat makan ini menawarkan cita rasa masakan khas dengan nuansa pemandangan pedesaan Ciwarak yang asri dan menenangkan.
Sayangnya, selama ini sistem promosi yang diterapkan oleh pihak pengelola masih sangat konvensional. Mereka hanya mengandalkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut sehingga jangkauannya terbatas di kalangan warga lokal. Keterbatasan ini membuat keberadaan warung sulit diakses oleh wisatawan luar daerah yang kerap mencari destinasi kuliner melalui mesin pencari di internet.
Merespons kendala tersebut, tim mahasiswa merancang dan membangun sebuah website company profile yang profesional. Website ini berfungsi sebagai identitas digital resmi bagi UMKM Warung Bleketepe di dunia maya. Untuk menunjang kredibilitas usaha, platform digital ini dibangun menggunakan domain komersial berakhiran (.com) agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari Google.
“Kami melihat Warung Bleketepe memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di wilayah Banyumas,” ungkap Muhammad Ragiel Prastyo selaku ketua tim. Oleh karena itu, platform digital yang dihadirkan memuat informasi profil warung, katalog visual menu, dan lokasi terintegrasi navigasi peta digital. Website ini juga memiliki sistem pemesanan interaktif yang terhubung langsung ke WhatsApp pengelola.

Dalam proses pengembangannya, tim mahasiswa menerapkan metode perancangan yang sistematis mulai dari tahapan observasi hingga pengujian. Desain antarmuka situs dirancang sedemikian rupa agar selaras dengan citra asri pedesaan. Hal ini penting agar nuansa otentik warung tetap terasa meski diakses melalui layar komputer maupun telepon pintar (smartphone).
Lebih dari sekadar memberikan produk website jadi, tim mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto juga memberikan pelatihan pengelolaan konten. Pelatihan operasional ini diberikan secara langsung kepada Bapak Belva Zauqi Kristantra selaku pemilik Warung Bleketepe. Tujuannya adalah memberikan edukasi literasi digital agar pengelola memiliki kemandirian jangka panjang dalam memperbarui menu dan promosi.
Penerimaan masyarakat terhadap inovasi pemasaran digital ini terbukti sangat positif dan terukur. Berdasarkan hasil survei pasca-pelatihan, sebanyak 80 persen responden menyatakan sangat puas terhadap hasil implementasi teknologi ini. Selain itu, 70 persen responden sepakat bahwa tampilan antarmuka website sangat menarik dan mudah digunakan oleh masyarakat awam.
Transformasi digital bagi UMKM di tingkat desa merupakan langkah strategis yang sangat krusial saat ini. Etalase digital secara online tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan calon pelanggan. Melalui digitalisasi pemasaran ini, Warung Bleketepe diharapkan mampu meningkatkan brand awareness dan jumlah kunjungan wisatawan secara signifikan.
Pada akhirnya, inovasi ini diharapkan berimplikasi langsung pada peningkatan omzet penjualan Warung Bleketepe. Inisiatif mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan perekonomian masyarakat desa. Penggunaan teknologi informasi terbukti dapat diandalkan untuk mengangkat potensi UMKM lokal ke kancah yang lebih luas.
REFERENSI DATA: Laporan Akhir Informatika Untuk Masyarakat Kelompok 5, Program Studi S1 Informatika, Universitas Telkom Purwokerto Tahun 2026.
- Nama Lengkap: Muhammad Ragiel Prastyo
- Profesi/Afiliasi: Mahasiswa S1 Informatika, Universitas Telkom Purwokerto
- Deskripsi Singkat: Penulis adalah mahasiswa Universitas Telkom Purwokerto yang memiliki ketertarikan pada bidang pengembangan teknologi informasi dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































