Yogyakarta – Guru-guru Fikih dan Ushul Fikih Madrasah Aliyah se-DIY mengikuti kegiatan MGMP yang membahas analisis Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) berdasarkan SK Dirjen Pendis Nomor 9941 Tahun 2025. Kegiatan berlangsung pada Rabu (17/06/2026) di Aula Lantai 2 MAN 1 Yogyakarta.
Kegiatan dibuka oleh Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak para guru untuk terus merefleksikan sejauh mana pembelajaran yang diberikan mampu diinternalisasi dan diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, forum MGMP menjadi wadah yang tepat untuk berbagi pengalaman dan mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih baik.
Tiga guru Fikih dan Ushul Fikih MAN 1 Yogyakarta turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, yaitu Muhammad Amin, S.Ag., M.A., Ismail Rozi Muslim Amir, Lc., dan Putri Luthfiana, Lc. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat jejaring profesional antarpendidik.
Materi disampaikan oleh Evi Effrisanti, Pengawas MA Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Sebelum sesi materi dimulai, peserta mengikuti pretest untuk mengukur pemahaman awal terkait dokumen Capaian Pembelajaran.

Dalam paparannya, narasumber menjelaskan struktur dokumen CP yang meliputi rasional, tujuan, karakteristik, dan deskripsi capaian pembelajaran pada setiap fase. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap karakteristik peserta didik menjadi kunci dalam menyusun pembelajaran yang efektif. Selain sebagai dasar penyusunan TP dan ATP, dokumen CP juga berfungsi sebagai panduan dalam memilih model pembelajaran, menentukan teknik asesmen, serta menyusun indikator keberhasilan pembelajaran.
Pembelajaran Fikih sendiri diarahkan tidak hanya pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku beragama yang kontekstual. Implementasinya diwujudkan melalui nilai-nilai Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.
Pada sesi diskusi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penilaian autentik melalui observasi, praktik, tes tulis, tes lisan, maupun wawancara yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
Kegiatan MGMP berlangsung dengan antusias dan interaktif. Melalui forum ini, para guru diharapkan semakin memahami dokumen CP secara utuh sehingga mampu merancang pembelajaran Fikih yang relevan, bermakna, dan berdampak bagi peserta didik di era yang terus berkembang. (PL)
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer










































































