Deklarasi kebebasan berekspresi oleh Suara Mahasiswa (SUMA) UI dalam konteks Pride Month telah menimbulkan kontroversi. Meski kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara, tindakan ini justru menimbulkan pertanyaan besar: apakah kebebasan itu boleh berdiri tanpa batas, tanpa mempertimbangkan norma sosial dan hukum yang berlaku?
Saya menolak deklarasi tersebut karena kebebasan berekspresi tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab sosial. Mengangkat isu yang sensitif seperti orientasi seksual di ruang publik kampus berpotensi menimbulkan polarisasi, bahkan perpecahan, di tengah masyarakat yang masih memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan norma agama. Kebebasan yang tidak terkendali justru dapat mengganggu harmoni sosial yang selama ini dijaga.
- Kampus sebagai ruang akademik harus menjadi tempat pengembangan ilmu pengetahuan, bukan arena kampanye ideologi yang berpotensi memecah belah.
- Nilai Pancasila menekankan persatuan dan penghormatan terhadap norma yang berlaku. Deklarasi SUMA UI berisiko bertentangan dengan prinsip tersebut.
- Tanggung jawab sosial adalah bagian tak terpisahkan dari kebebasan. Menyuarakan isu kontroversial tanpa memperhatikan sensitivitas masyarakat dapat memicu konflik horizontal.
- Etika akademik menuntut penyampaian gagasan secara santun dan konstruktif. Unggahan SUMA UI dinilai provokatif dan tidak sesuai dengan semangat akademik yang sehat.
Sebagian pihak mungkin berpendapat bahwa deklarasi ini adalah bentuk keberanian mahasiswa dalam memperjuangkan hak minoritas. Namun, keberanian tanpa kebijaksanaan hanya akan menimbulkan resistensi. Perjuangan hak seharusnya dilakukan melalui jalur dialog yang konstruktif, bukan deklarasi yang menimbulkan kontroversi.
Kebebasan berekspresi memang penting, tetapi harus selalu diiringi dengan tanggung jawab sosial. Deklarasi SUMA UI tentang Pride Month bukanlah jalan yang tepat. Kampus seharusnya menjadi ruang yang menjaga persatuan, bukan memperuncing perbedaan. Jika kebebasan tidak dibatasi oleh norma dan etika, maka yang lahir bukan demokrasi sehat, melainkan kekacauan sosial.
Syarat dan Ketentuan Penulisan di Siaran-Berita.com :
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di siaran-berita.com - Syarat dan Ketentuan - Kebijakan Privasi - Panduan Komunitas - Disclaimer











































































